![]() |
| Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono saat menerima penghargaan dari PWI mewakili Said Abdullah.(Dok/Istimewa). |
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi Said Abdullah yang dinilai memiliki dampak luas, khususnya dalam pengelolaan kebijakan fiskal nasional. Kalangan pers menilai berbagai kebijakan yang diambil mampu menjaga keseimbangan tanpa memberatkan masyarakat serta tetap berpihak pada kepentingan publik.
Selain Said Abdullah, penghargaan juga diberikan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Ia dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan terobosan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kota Surabaya.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti nyata pengakuan insan pers terhadap kinerja kader partai di berbagai lini.
“Ini merupakan bagian dari puncak peringatan Hari Pers Nasional. Dua kader terbaik kami mendapatkan apresiasi dari rekan-rekan PWI,” ujarnya usai mewakili Said Abdullah menerima penghargaan.
Deni menjelaskan, Said Abdullah dinilai mampu menjaga stabilitas dan keseimbangan kebijakan fiskal negara dengan baik, sehingga memperoleh kepercayaan dan pengakuan dari kalangan media. Sementara itu, kepemimpinan Eri Cahyadi diapresiasi karena dinilai progresif serta terbuka terhadap berbagai inovasi pembangunan.
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan internal partai, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus menghadirkan kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Deni menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, partai politik, dan media dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan kredibel. Ia juga mengingatkan bahwa peran pers sangat vital dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Pers harus tetap independen dan menyuarakan kebenaran, serta tidak terpengaruh oleh hoaks. Perannya sangat penting sebagai penyeimbang di tengah arus informasi media sosial,” tandasnya. (Had)


Komentar