![]() |
| Ketua Umum Partai Nasdem saat dalam acara. (Dok/Istimewa). |
Dalam suasana pertemuan yang hangat, Surya menekankan pentingnya menjaga harmoni di internal komunitas pers sebagai fondasi dalam memperkuat peran media di ruang publik.
“Menjaga suasana kebatinan yang baik jauh lebih berharga untuk mempertahankan soliditas di antara komunitas pers itu sendiri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dialog yang berlangsung mencakup berbagai isu strategis, mulai dari tantangan global hingga persoalan sehari-hari yang dihadapi bangsa. Surya juga berharap Forum Pemred dapat terus menjadi ruang strategis dalam melahirkan gagasan, kritik, serta usulan kebijakan yang konstruktif.
Menurutnya, kontribusi pemikiran dari insan pers sangat dibutuhkan untuk membangun suasana yang lebih positif dan produktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menanggapi pertanyaan terkait isu merger yang sempat mencuat, Surya menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ia menilai dinamika spekulasi yang berkembang merupakan hal yang wajar dalam ruang publik.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Presiden RI, Prabowo Subianto membahas berbagai isu strategis terkait kondisi bangsa, termasuk tantangan yang dihadapi partai-partai politik dalam koalisi.
“Bukan hanya satu isu, tetapi juga membicarakan berbagai tantangan ke depan yang dihadapi bersama, termasuk dalam konteks koalisi,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Surya turut menegaskan pentingnya kritik sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Ia mengajak semua pihak untuk menyikapi kritik secara bijak dan proporsional.
Menurutnya, kritik seharusnya menjadi energi positif yang memperkuat semangat perbaikan, bukan sebaliknya. Namun demikian, ia juga mengingatkan agar kritik tetap berada dalam koridor yang tepat dan tidak keluar dari esensinya.
Sementara itu, Ketua Forum Pemred, Retno Pinasti menyampaikan bahwa diskusi bersama Surya Paloh berlangsung dinamis dan penuh perspektif. Pertemuan tersebut, kata dia, menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus sumber inspirasi bagi insan pers di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri media.
“Banyak pandangan dan pengalaman yang dibagikan, baik terkait isu kebangsaan maupun dalam memberikan semangat kepada insan pers yang saat ini menghadapi berbagai tantangan,” ungkapnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara tokoh bangsa dan insan pers semakin kuat dalam menjaga kualitas demokrasi, sekaligus menghadirkan informasi yang sehat, berimbang, dan mencerahkan bagi masyarakat. (Had)


Komentar