|
Menu Close Menu

Forum Konsultasi Publik, Kapolres Trenggalek Perkuat Sinergi dengan Akademisi dan Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 | 07.53 WIB

Kegiatan Forum Konsultasi Publik Polres Trenggalek.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Trenggalek — Kepolisian Resor Trenggalek terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di Ruang Parama Satwika (Rupatama) Mapolres Trenggalek, Selasa (19/5).


Kegiatan berlangsung dalam format diskusi partisipatif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Selain personel satuan fungsi yang membawahi unit pelayanan, forum juga menghadirkan tokoh masyarakat, akademisi, insan media, tokoh pemuda, hingga pelaku usaha di Kabupaten Trenggalek.


Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa seluruh aktivitas kepolisian pada dasarnya merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.


Meski demikian, terdapat sejumlah satuan kerja yang memiliki layanan administratif secara khusus, seperti SPKT, SKCK, Satpas SIM, Regident, pelayanan Satreskrim, Tahti, hingga layanan darurat Call Center 110 yang saat ini terus diperkuat.


“Saat ini kita betul-betul berupaya agar layanan 110 ini dikenal luas oleh masyarakat. Layanan ini untuk respons cepat segala laporan dan aduan masyarakat sekaligus sebagai layanan darurat yang membutuhkan bantuan kepolisian,” jelas Ridwan.


Ia menambahkan, Polres Trenggalek selama tiga tahun berturut-turut berhasil meraih predikat pelayanan prima. Capaian tersebut menjadi hasil dari komitmen dan konsistensi seluruh jajaran dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


“Melalui forum ini, kami berharap bisa mendapatkan masukan dan feedback yang komprehensif terkait implementasi pelayanan yang kami berikan,” imbuhnya.


Dalam forum tersebut, masing-masing satuan kerja yang menangani pelayanan publik memaparkan mekanisme kerja, regulasi, serta standar operasional prosedur (SOP) yang menjadi pedoman pelayanan.


Paparan juga mencakup hak dan kewajiban, baik dari sisi petugas maupun masyarakat sebagai penerima layanan.


Salah satu akademisi, Wawan Prasetyo, M.Pd., dosen STKIP Trenggalek, memberikan apresiasi terhadap pelayanan yang diberikan Polres Trenggalek.


Menurutnya, fasilitas pelayanan yang tersedia dinilai cukup memadai dan semakin memberikan kenyamanan bagi masyarakat.


“Saya melihat dari waktu ke waktu pelayanan semakin baik dan semakin memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Harapan saya, kualitas pelayanan yang sudah baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi ke depannya,” ungkapnya.


Di sisi lain, Wawan juga menyoroti maraknya penggunaan knalpot brong yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat serta masih adanya pelanggaran rambu lalu lintas, khususnya lampu lalu lintas.


“Kami berharap adanya peningkatan pengawasan dan pembinaan atau edukasi sebagai bagian dari pelayanan publik,” ujarnya.


Apresiasi serupa disampaikan perwakilan media, Heru Wijaya. Ia menilai fasilitas bagi penyandang disabilitas di Polres Trenggalek sudah cukup baik.


Mulai dari jalur khusus hingga papan petunjuk braille dinilai memberikan kemudahan akses bagi masyarakat berkebutuhan khusus.


“Sangat membantu. Mungkin perlu juga disiapkan personel yang secara khusus melayani saudara-saudara kita difabel,” pungkasnya. (Red) 

Bagikan:

Komentar