|
Menu Close Menu

May Day 2026 di Monas, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Besar Lindungi Buruh dan Pekerja Indonesia

Jumat, 01 Mei 2026 | 22.54 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato dalam peringatan Hari Buruh Internasional (Mau Day) 2026 di Monas, Jakarta. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Jakarta– Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, menjadi momentum bersejarah ketika Presiden Prabowo Subianto hadir langsung di tengah ribuan buruh dan pekerja dari berbagai sektor. Kehadiran kepala negara dalam perayaan perjuangan kelas pekerja dunia tersebut disambut antusias sebagai simbol kuat keberpihakan pemerintah terhadap nasib buruh Indonesia.


Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Hari Buruh bukan sekadar agenda seremonial, melainkan hari bersejarah yang merepresentasikan perjuangan nyata kaum pekerja dalam menopang kehidupan bangsa.


“Hari ini adalah hari bersejarah, hari perjuangan kaum buruh. Hadir di acara May Day Hari Buruh Seluruh Dunia bersama saudara-saudara merupakan sebuah kehormatan bagi saya,” ujar Presiden Prabowo, Jumat (01/05/2026). 


Presiden menyampaikan penghormatan mendalam kepada para buruh yang setiap hari bekerja keras dengan penuh kejujuran demi keluarga dan masa depan bangsa. Ia menekankan bahwa kerja keras buruh, petani, nelayan, dan seluruh pekerja merupakan bentuk kemuliaan yang menjadi fondasi kekuatan nasional.


“Saya sadar dan menghormati perjuangan saudara-saudara. Saudara-saudara setiap hari bekerja dengan keringat, dengan tangan, bekerja dengan kejujuran untuk anak dan istri, itu adalah sebuah kemuliaan,” tegasnya.


Sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap perlindungan tenaga kerja, Presiden Prabowo mengumumkan telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 yang dirancang khusus untuk melindungi pekerja dari ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).


Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam memperkuat rasa aman para pekerja di tengah dinamika ekonomi dan tantangan industri modern.


Tak hanya itu, Presiden juga menegaskan keberpihakannya kepada pekerja sektor informal dengan menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.


Melalui regulasi tersebut, perusahaan aplikator diwajibkan mengikutsertakan pengemudi transportasi online dalam BPJS Kesehatan dan Jaminan Kecelakaan Kerja, sekaligus menerapkan sistem pembagian pendapatan yang lebih adil bagi para driver.


Kebijakan ini menjadi tonggak baru dalam memperluas perlindungan sosial dan ekonomi bagi jutaan pekerja digital yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat.


“Bahwa aplikator wajib mengikutsertakan BPJS Kesehatan dan Jaminan Kecelakaan Kerja bagi para pengemudi transportasi online, serta pembagian pendapatan harus lebih adil untuk pengemudi,” jelas Presiden.


Dalam pidato yang sarat pesan perjuangan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh buruh, petani, nelayan, dan pekerja Indonesia yang telah menjadi kekuatan utama dalam perjalanan kepemimpinannya.


“Terima kasih kepada seluruh buruh, petani, nelayan dan pekerja yang selalu mendukung saya. Dan saya merasa menjadi presiden karena dukungan buruh, petani, nelayan, pekerja seluruh Indonesia,” ungkapnya.


Presiden menegaskan sumpah politiknya untuk terus berdiri di garis depan dalam membela kepentingan rakyat, khususnya kelompok masyarakat yang masih menghadapi kesulitan ekonomi.


“Percayalah, tekad dan sumpah saya untuk berjuang demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia, terutama mereka-mereka yang masih sulit. Kami tidak akan gentar, menyerah dan ragu-ragu dalam membela kepentingan rakyat,” tandasnya.


Pidato tersebut ditutup dengan seruan penuh semangat yang menggema di kawasan Monas:


“Hidup buruh, hidup rakyat!”


Momentum May Day 2026 ini menandai penguatan posisi buruh dalam agenda pembangunan nasional, sekaligus memperlihatkan komitmen pemerintah untuk menghadirkan kebijakan yang lebih protektif, adil, dan berpihak pada kesejahteraan seluruh pekerja Indonesia. (Ham) 

Bagikan:

Komentar