|
Menu Close Menu

Bakorwil Malang Gandeng PWI Jatim, Bangun Narasi Bersama Percepat Malang Megapolitan

Jumat, 26 Juni 2026 | 19.21 WIB

Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Malang, saat berkunjung dan berdiskusi dengan Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, di Kantor PWI Jawa Timur, Jalan Taman Apsari, Surabaya.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Malang– Upaya mempercepat pembangunan kawasan Jawa Timur bagian selatan melalui konsep Malang Megapolitan mendapat dorongan baru. Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Malang, Asep Kusdinar, mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur memperkuat narasi pembangunan berbasis potensi daerah sebagai langkah mendorong pertumbuhan kawasan secara berkelanjutan.


Ajakan tersebut disampaikan Asep saat berdiskusi dengan Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, di Kantor PWI Jawa Timur, Jalan Taman Apsari, Surabaya, Kamis (25/6/2026). Pertemuan itu membahas berbagai potensi strategis Jawa Timur bagian selatan sekaligus pentingnya kolaborasi komunikasi publik dalam mendukung percepatan pembangunan menuju Malang Megapolitan.



Dalam pertemuan tersebut, Asep menjelaskan bahwa wilayah kerja Bakorwil Malang memiliki karakter yang sangat beragam, mulai dari kawasan perkotaan, pegunungan, pertanian, hingga pesisir. Keragaman tersebut dinilai menjadi modal besar yang perlu dikembangkan secara terpadu.


Menurutnya, setiap daerah di Jawa Timur bagian selatan memiliki karakter sosial, budaya, serta keunggulan ekonomi yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan pembangunan yang disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing.


"Setiap daerah memiliki kekhasan dan karakter yang menjadi kekuatan pembangunan. Karena itu, pengembangan kawasan Jawa Timur bagian selatan harus dibangun berdasarkan potensi lokal sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat," ujar Asep.


Ia menegaskan, konsep Malang Megapolitan tidak semata berorientasi pada pengembangan kawasan perkotaan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas antardaerah, menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, meningkatkan daya saing wilayah, serta mengoptimalkan potensi pariwisata, pertanian, industri kreatif, pendidikan, dan investasi.


Asep menilai keberhasilan pembangunan kawasan selatan Jawa Timur tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media massa.


"Media memiliki peran strategis dalam membangun optimisme sekaligus memperkenalkan potensi-potensi besar yang dimiliki Selatan Jawa Timur. Narasi pembangunan yang positif akan menjadi energi bersama dalam mempercepat kemajuan kawasan," katanya.


Selain pembangunan infrastruktur fisik, lanjut Asep, penguatan komunikasi publik menjadi bagian penting agar masyarakat memahami arah pembangunan sekaligus terlibat aktif dalam prosesnya. 


Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, menyambut positif gagasan pengembangan Malang Megapolitan sebagai strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.


Menurutnya, media memiliki tanggung jawab menghadirkan informasi yang objektif, edukatif, serta mampu membangun optimisme masyarakat terhadap berbagai program pembangunan daerah.


"Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara profesional dan berimbang. Potensi Selatan Jawa Timur sangat besar dan perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat luas melalui pemberitaan yang berkualitas," ujar Lutfil.


Ia juga menekankan bahwa sinergi pemerintah dan media merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem komunikasi publik yang sehat. Dengan kolaborasi tersebut, berbagai potensi daerah diharapkan semakin dikenal luas dan mampu memberikan dampak nyata terhadap pembangunan.


Diskusi tersebut menjadi langkah awal memperkuat kemitraan antara Bakorwil Malang dan PWI Jawa Timur dalam mengawal pembangunan kawasan selatan. Sinergi itu diharapkan mampu memperkokoh posisi Malang Raya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui konsep Malang Megapolitan yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan. (Red) 

Bagikan:

Komentar