![]() |
| Penemuan Bayi Perempuan dalam kardus di area perkebunan tebu Gondanglegi, Malang.(Dok/Istimewa). |
Bayi yang belum diketahui identitasnya itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi. Temuan memilukan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada warga lainnya, perangkat desa, hingga pihak kepolisian.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan laporan penemuan bayi diterima sekitar pukul 16.00 WIB.
"Saksi saat itu hendak mencari rumput di area sekitar rumahnya. Ketika berada di dekat perkebunan tebu, saksi melihat sebuah kardus dan mendapati seorang bayi perempuan dalam kondisi tidak bergerak di dalamnya," kata AKP Bambang, Rabu (10/6/2026).
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Gondanglegi bersama tim medis dan Unit Inafis Polres Malang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Saat ditemukan, korban diketahui mengenakan kain tekstil berwarna cokelat hitam serta jaket merah. Bayi itu berada dalam kondisi terbungkus kain di dalam kardus yang diletakkan di samping area perkebunan tebu.
"Korban ditemukan terbungkus kain dan berada di dalam kardus. Sejumlah barang yang ditemukan di lokasi telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Polisi kini mendalami seluruh fakta yang ditemukan di lapangan. Selain berupaya mengungkap identitas korban, penyidik juga menelusuri penyebab kematian bayi tersebut melalui pemeriksaan ilmiah.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan telah berkoordinasi dengan tim Inafis serta tenaga medis. Untuk memastikan penyebab kematian, penyidik juga mengajukan permohonan autopsi sehingga hasilnya dapat diketahui secara ilmiah dan objektif," jelas Bambang.
Berdasarkan keterangan awal dari saksi di lokasi, kata Bambang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang tampak secara kasat mata pada tubuh korban. Namun, kepolisian menegaskan belum dapat menarik kesimpulan apa pun sebelum hasil autopsi selesai dilakukan.
"Kami belum dapat berspekulasi mengenai penyebab kematian. Semua kemungkinan masih didalami dan menunggu hasil autopsi serta pemeriksaan lebih lanjut," tegasnya.
Kasus penemuan bayi tersebut menyisakan duka sekaligus tanda tanya besar di tengah masyarakat. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa itu untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan hingga fakta sebenarnya dapat terungkap. (Den)


Komentar