|
Menu Close Menu

Kapolda Jatim E-Sport Competition 2026 Bangkitkan Talenta Muda Trenggalek

Minggu, 21 Juni 2026 | 23.30 WIB

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., saat membuka Babak Kualifikasi Kapolda Jatim E-Sport Competition 2026. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Trenggalek– Semangat generasi muda Trenggalek dalam dunia olahraga digital terlihat begitu kuat pada Babak Kualifikasi Kapolda Jatim E-Sport Competition 2026. Kompetisi yang digelar di area Taman Batu Mapolres Trenggalek itu disambut antusias oleh para pecinta game online, khususnya Mobile Legends, yang hadir untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperebutkan berbagai hadiah menarik yang telah disiapkan panitia, Sabtu (20/6).


Puluhan peserta dan pendukung memadati lokasi pertandingan sejak pagi. Ajang yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 serta membuka peluang bagi talenta muda daerah untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi.


Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi sejumlah pejabat utama Polres Trenggalek serta pengurus E-Sport Indonesia (ESI) Kabupaten Trenggalek.


“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Trenggalek cukup tinggi untuk ikut meramaikan kompetisi e-sport menyambut Hari Bhayangkara ke-80 ini. Total peserta ada 13 tim. Masing-masing tim terdiri dari 5 orang,” ujar AKBP Ridwan Maliki.


Menurutnya, perkembangan e-sport saat ini menunjukkan perubahan yang sangat signifikan. Jika dahulu hanya dianggap sebagai hiburan, kini e-sport telah berkembang menjadi cabang kompetisi yang memiliki panggung prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional.


AKBP Ridwan mengaku tidak asing dengan dunia Mobile Legends. Ia menyebut telah mengenal permainan tersebut sejak tahun 2017 dan hingga kini sesekali masih memainkannya. Hal itu menjadi bukti bahwa e-sport kini telah menjadi bagian dari perkembangan budaya digital yang dekat dengan berbagai kalangan.


Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bahwa kompetisi yang digelar Polres Trenggalek merupakan bagian dari rangkaian kejuaraan e-sport tingkat nasional. Tiga tim terbaik nantinya akan mewakili Kabupaten Trenggalek pada ajang Kapolda Jatim Cup. Jika berhasil lolos, mereka akan melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional di Jakarta untuk memperebutkan Piala Kapolri.


“Jadi, ini adalah kesempatan baik untuk menunjukkan kepada masyarakat luas, membawa nama Kabupaten Trenggalek di kancah nasional,” imbuhnya.


Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menjadi sarana mempererat hubungan sosial di kalangan generasi muda. Karena itu, seluruh peserta diingatkan untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan e-sport sebagai wadah membangun toleransi, kerukunan, serta memperluas silaturahmi.


“Menang atau kalah itu adalah hal yang biasa. Semoga kegiatan ini bisa mendukung tujuan kita sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat,” ucapnya.


AKBP Ridwan juga menaruh harapan besar kepada para peserta yang akan mewakili Trenggalek pada tahap berikutnya. Ia optimistis setidaknya satu dari tiga tim terbaik mampu mengharumkan nama daerah dengan meraih prestasi di tingkat Jawa Timur maupun nasional.


Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, Polres Trenggalek menyiapkan hadiah uang pembinaan dengan total Rp3,5 juta, diamond, serta sertifikat bagi para pemenang babak kualifikasi. Sementara itu, pada tingkat Kapolda Jatim Cup disediakan hadiah senilai Rp50 juta, sedangkan pada Kapolri Cup total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp500 juta.


Dengan format pertandingan 5 vs 5 draft pick, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang adu strategi dan keterampilan, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet e-sport berbakat dari Trenggalek yang siap bersaing di level lebih tinggi dan membawa nama daerah ke panggung nasional. (Red) 

Bagikan:

Komentar