![]() |
| Para juara dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Bergilir IPSI Kabupaten Sumenep di GOR Indoor Voli A. Yani, Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Kejuaraan yang digelar sejak 23 hingga 25 Juni itu diikuti ratusan pesilat dari berbagai perguruan se-Kabupaten Sumenep. Selama tiga hari pelaksanaan, setiap pertandingan berlangsung kompetitif dengan mengedepankan teknik, strategi, serta nilai-nilai sportivitas yang menjadi ruh pencak silat.
Keberhasilan Walet Hitam menempati posisi puncak menegaskan konsistensi perguruan tersebut dalam mencetak atlet berprestasi. Sementara Organisasi SH Terate mengakhiri kompetisi sebagai Juara Umum II, sedangkan Perguruan Pagar Nusa menempati posisi Juara Umum III.
Prosesi penutupan berlangsung penuh semangat dengan penyerahan medali kepada para juara di setiap nomor pertandingan, disusul pemberian trofi juara umum kepada tiga perguruan terbaik. Momen tersebut disambut rasa bangga oleh para atlet, pelatih, serta pendukung yang memadati arena pertandingan.
Wakil Ketua II IPSI Kabupaten Sumenep, H. Asmariyanto, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan hingga berjalan lancar dari hari pertama sampai penutupan.
"Alhamdulillah, kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari ini berjalan dengan baik dan lancar. Penyerahan medali serta trofi juara umum menjadi kebanggaan tersendiri bagi setiap perguruan yang berpartisipasi," ujarnya saat memberikan sambutan penutupan.
Menurutnya, kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang perebutan gelar, melainkan bagian penting dari proses pembinaan atlet pencak silat di Kabupaten Sumenep. Kompetisi yang berkesinambungan dinilai mampu menjaga semangat berlatih sekaligus melahirkan pesilat-pesilat berprestasi.
"Siapa pun yang nantinya memimpin IPSI Kabupaten Sumenep, kejuaraan-kejuaraan seperti ini harus terus dilaksanakan demi kemajuan pencak silat di Kabupaten Sumenep," tegasnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, Kejuaraan Piala Bergilir IPSI Kabupaten Sumenep III juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarpaguron. Sepanjang pelaksanaan, semangat persaudaraan, saling menghormati, dan sportivitas tetap terjaga, sehingga setiap pertandingan berlangsung dalam suasana yang sehat dan bermartabat.
Berakhirnya kejuaraan tahun ini menjadi awal dari proses pembinaan berikutnya. IPSI Kabupaten Sumenep diharapkan terus mengembangkan kompetisi yang mampu melahirkan atlet-atlet pencak silat berkualitas dan siap mengharumkan nama daerah di level regional maupun nasional. (Yud)


Komentar