![]() |
| Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menerima penghargaan Maklumat Partnership Awards 2026 di Hotel Santika Surabaya.(Dok/Istimewa). |
Penghargaan itu diserahkan dalam agenda Rapat Koordinasi Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Jawa Timur yang dirangkaikan dengan Milad ke-3 Maklumat.id di Hotel Santika Surabaya, Ahad (14/6/2026).
Menerima penghargaan tersebut, Ning Lia menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia serta membuka kesempatan yang setara bagi setiap warga negara.
"Harus diakui bahwa secara nyata, lembaga-lembaga pendidikan yang berkualitas telah hadir sebagai bagian penting dari perjalanan dan peradaban bangsa," ujarnya.
Ning Lia menilai keberadaan lembaga pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperluas akses pembelajaran. Pendidikan, kata dia, tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan persiapan generasi masa depan.
Karena itu, peningkatan mutu pendidikan perlu terus diupayakan melalui pemerataan akses dan pengembangan sistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
"Pengetahuan adalah kekuatan, dan pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ning Lia juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi lembaga pendidikan Muhammadiyah yang dinilainya telah berperan besar memperluas akses pendidikan di berbagai daerah.
"Bagaimana sebuah pendidikan swasta menjadi sebuah impian orang tua sekaligus impian bagi anaknya. Kebutuhan itu telah dijawab oleh Muhammadiyah," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Maklumat.id, Mukayat Al-Amin, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan berdasarkan perhatian serta konsistensi Ning Lia dalam memperjuangkan penguatan pendidikan inklusif.
Menurutnya, isu pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas merupakan salah satu perhatian yang terus disuarakan Ning Lia dalam berbagai forum. Sikap tersebut dinilai turut memperkuat advokasi di bidang pendidikan inklusi.
"Ning Lia menaruh perhatian pada penguatan sistem pendidikan yang inklusif. Ia juga selalu menekankan model pendidikan yang berkeadilan dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.
Mukayat menegaskan, peningkatan akses layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus perlu terus didorong, termasuk pengembangan kebijakan yang lebih responsif terhadap keberagaman kebutuhan peserta didik.
Selain itu, Ning Lia dinilai aktif menyuarakan pentingnya penguatan regulasi dan tata kelola pendidikan yang mampu menghadirkan kesempatan setara bagi seluruh anak.
Ia juga dianggap konsisten mendorong penguatan layanan pendukung pendidikan serta perluasan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai potensi yang dimiliki.
"Kami berharap Ning Lia selalu konsisten untuk berikhtiar mendorong terbangunnya ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dengan melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, organisasi masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya," jelas Mukayat.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Ning Lia dalam memperjuangkan pendidikan yang tidak meninggalkan siapa pun. Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, semangat menghadirkan akses yang setara dinilai menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masa depan bangsa yang lebih inklusif dan berkeadilan. (Red)


Komentar