|
Menu Close Menu

Satgas Baanar GP Ansor Sumenep Temui Kadisdik, Ternyata Siapkan Sinergi Cegah Narkoba dan Judi Online

Rabu, 10 Juni 2026 | 17.36 WIB

 

Satgas Baanar GP Ansor Kabupaten Sumenep saat bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep di Kantor Disdik Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep– Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online di kalangan pelajar terus diperkuat di Kabupaten Sumenep. Satgas Baanar PC GP Ansor Sumenep melakukan langkah konkret dengan menyambangi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Rabu (10/6/2026), guna membangun sinergi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat bagi generasi muda.


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari intensifikasi gerakan Satgas Baanar dalam melakukan pencegahan, edukasi, serta sosialisasi terkait bahaya narkoba dan judi online yang dinilai semakin mengkhawatirkan.


Sekretaris PC GP Ansor Sumenep, Adi Purnomo, mengatakan kehadiran pihaknya di Disdik Sumenep bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan di lingkungan pendidikan.


"Kehadiran Satgas Baanar ini untuk menyamakan persepsi dan terus bersinergi dalam melakukan pencegahan narkoba dan judi online di lingkungan sekolah melalui sosialisasi dan edukasi kepada para siswa. Narkoba dan judi online benar-benar sangat memprihatinkan di kalangan anak-anak muda, termasuk para siswa. Karena itu, kondisi ini harus terus kita antisipasi," ujar Adi Purnomo.


Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan sedini mungkin sebelum pengaruh negatif tersebut semakin luas menjangkiti generasi muda di Sumenep.


"Sebelum pergerakan narkoba dan judi online lebih jauh menjangkiti para siswa dan anak-anak muda, Satgas Baanar terus berkomitmen melakukan pencegahan. Gerakan yang kami lakukan berupa edukasi, sosialisasi, dan pencegahan narkoba serta judi online berbasis sekolah, pesantren, dan desa," katanya.


Adi juga mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari persiapan kerja sama yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Satgas Baanar PC GP Ansor Sumenep dengan Disdik Sumenep.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Mohammad Iksan, S.Pd., M.T., menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pemberantasan dan pencegahan narkoba di lingkungan sekolah.


"Kami berkomitmen melakukan pemberantasan dan pencegahan narkoba di sekolah. Ada beberapa langkah yang akan dan telah dilakukan, salah satunya menindak tegas guru-guru yang memakai narkoba maupun melakukan judi online. Ini sebagai langkah awal yang kita lakukan," tegasnya.


Tidak hanya itu, Mohammad Iksan juga menegaskan pentingnya menjaga integritas tenaga pendidik sebagai teladan bagi peserta didik.


"Kami juga tidak akan mentolerir guru-guru yang melakukan perselingkuhan," tambahnya.


Pada kesempatan tersebut, Kepala Disdik Sumenep turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Satgas Baanar PC GP Ansor Sumenep yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba dan judi online.


"Kami mengapresiasi Satgas Baanar PC GP Ansor Sumenep. Disdik Sumenep siap mendukung dan bersinergi dalam upaya pencegahan demi melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan judi online," pungkasnya.


Sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pelajar terhadap berbagai ancaman sosial. Melalui edukasi yang berkelanjutan serta pengawasan bersama, sekolah diharapkan menjadi ruang aman untuk mencetak generasi Sumenep yang berkarakter, berprestasi, dan bebas dari narkoba maupun praktik judi online. (Yud) 

Bagikan:

Komentar