![]() |
| Penampakan kendaraan yang diduga jadi korban tabrak lari di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Pamekasan.(Dok/Istimewa). |
Kapolres Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan sebuah minibus berwarna hitam dengan sepeda motor bernomor polisi M 6517 AQ.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tabrak lari di Jalan Raya Nyalaran pada Rabu malam. Unit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan telah mendatangi TKP, melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mengidentifikasi pengemudi minibus tersebut," ujar IPDA Yoni Evan Pratama.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, minibus berwarna hitam yang nomor polisinya masih dalam penyelidikan melaju dari arah selatan menuju utara. Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang berhati-hati dan mengemudikan kendaraannya terlalu melebar ke sisi kanan jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor bernomor polisi M 6517 AQ yang dikendarai Subaidi (50), warga Dusun Nyalaran, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
Usai kejadian, pengemudi minibus hitam langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan maupun mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Petugas menyebut kondisi jalan di lokasi kejadian berupa jalan lokal beraspal lurus dengan cuaca cerah pada malam hari. Pandangan pengemudi tidak terhalang dan arus lalu lintas saat itu tergolong sedang.
Akibat kecelakaan tersebut, Subaidi mengalami luka-luka dan segera mendapatkan penanganan medis. Selain itu, kendaraan korban mengalami kerusakan dengan total kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp3 juta.
Menanggapi peristiwa tersebut, IPDA Yoni Evan Pratama mengimbau pengemudi minibus hitam yang terlibat agar segera bersikap kooperatif dengan menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
"Kami mengimbau kepada pengemudi kendaraan minibus hitam yang terlibat kecelakaan untuk secara kooperatif menyerahkan diri ke Satlantas Polres Pamekasan. Kami juga memohon bantuan kepada masyarakat yang melihat, mengetahui, atau memiliki rekaman CCTV maupun dashcam di sekitar lokasi kejadian agar dapat memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna mempercepat proses penyelidikan," tegasnya.
Saat ini, kasus tabrak lari tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan untuk mengungkap identitas pengemudi sekaligus menuntaskan proses penyelidikan. (Red)


Komentar