|
Menu Close Menu

Danrem Bhaskara Jaya Ajak Warga Madura Bersatu Sukseskan Karya Bakti TNI AD 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 08.48 WIB

Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir saat sambutan acara di Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep– Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, mengajak seluruh elemen masyarakat di Pulau Madura memperkuat persatuan dan semangat gotong royong untuk menyukseskan pelaksanaan Karya Bakti TNI AD Skala Besar 2026.


Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri silaturahmi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, pengusaha, anggota DPRD, organisasi kemasyarakatan, dan insan pers di Hotel MYZE Sumenep, Kamis (2/7/2026) malam.


Dalam sambutannya, Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa pembangunan bangsa tidak dapat dilakukan oleh pemerintah maupun TNI saja. Menurutnya, kemajuan Indonesia hanya dapat terwujud melalui sinergi dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat.


"Indonesia dibangun dengan semangat gotong royong. TNI tidak bisa bekerja sendiri, pemerintah juga tidak bisa berjalan sendiri. Ketika seluruh elemen bersatu, Indonesia akan menjadi bangsa yang semakin kuat dan maju," ujarnya.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai dinamika yang berpotensi memecah belah persatuan. Menurutnya, perbedaan merupakan hal yang wajar, namun kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus selalu menjadi prioritas.


"Perbedaan adalah hal yang biasa, tetapi kecintaan kepada NKRI harus selalu berada di atas kepentingan apa pun. Persatuan adalah kekuatan bangsa ini," tegasnya.


Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI Kohir juga membagikan perjalanan hidupnya hingga dipercaya memimpin Korem 084/Bhaskara Jaya. Ia menilai keberhasilan tidak diraih secara instan, melainkan melalui kerja keras, disiplin, serta kemauan untuk terus belajar dan memberikan manfaat bagi bangsa.


Ia pun mengungkapkan pernah berkecimpung di dunia jurnalistik. Pengalaman tersebut membuatnya memahami pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, membangun optimisme, sekaligus menjaga persatuan.


"Saya memahami media memiliki kekuatan besar dalam menjaga persatuan. Karena itu saya selalu berusaha membangun komunikasi dan berkolaborasi dengan para jurnalis di mana pun bertugas," tuturnya.


Sementara itu, budayawan nasional asal Sumenep, D. Zawawi Imron, mengajak masyarakat Madura terus menjaga nilai-nilai persatuan yang telah diwariskan para leluhur. Menurutnya, semangat Bhinneka Tunggal Ika telah lama hidup dalam budaya masyarakat Sumenep sehingga perbedaan harus menjadi perekat persaudaraan, bukan sumber perpecahan.


"Orang Madura akan tetap setia kepada Indonesia. Negeri ini harus dijaga bersama demi masa depan bangsa," kata Zawawi.


Silaturahmi tersebut digelar di tengah pelaksanaan Karya Bakti TNI AD Skala Besar 2026 yang berlangsung mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2026 di empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.


Program yang berada di bawah tanggung jawab langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu mencakup 502 sasaran fisik, di antaranya pembangunan dan perbaikan jembatan, sumur bor, tempat ibadah, rumah tidak layak huni (RTLH), serta sekolah.


Selain pembangunan fisik, TNI AD juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial, seperti operasi katarak gratis, donor darah, khitan massal, bakti kesehatan, operasi bibir sumbing, hingga penanaman ribuan pohon trembesi.


Dari empat kabupaten pelaksana, Kabupaten Sumenep menjadi wilayah dengan sasaran terbanyak, yakni 142 titik. Hal itu menunjukkan besarnya perhatian TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah paling timur Pulau Madura.


Menutup kegiatan tersebut, Brigjen TNI Kohir berharap semangat "Bersama Rakyat TNI Kuat" tidak sekadar menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja sama nyata antara TNI dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan serta mendukung pembangunan Madura yang berkelanjutan. (Den) 

Bagikan:

Komentar