![]() |
| Sekum ISSI Jatim Surtiyono mendampingi Sekjen ICF Jadi Rajaguguk bersama para juara di Kejurnas MTB 2026. (Dok/Istimewa). |
Dominasi tersebut semakin mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai kekuatan utama balap sepeda nasional. Berdasarkan hasil akhir kejuaraan, kontingen Jatim mengoleksi 10 medali emas, 12 medali perak, dan 6 medali perunggu, unggul jauh atas para pesaingnya.
Jawa Barat menempati peringkat kedua dengan raihan 3 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu. Sementara Sumatera Selatan berada di posisi ketiga setelah mengumpulkan 2 emas dan 2 perunggu, disusul Bali di peringkat keempat dengan 2 emas, serta Kalimantan Selatan di posisi kelima melalui raihan 1 emas dan 1 perunggu.
Sekretaris ISSI Jawa Timur, Surtiyono, mengatakan keberhasilan menjadi juara umum pada nomor mountain bike semakin mempertegas dominasi Jawa Timur sepanjang rangkaian Kejuaraan Nasional Balap Sepeda 2026.
Menurutnya, sebelum berjaya di MTB, Jawa Timur juga telah meraih gelar juara umum pada nomor Road yang digelar di Pangandaran serta nomor BMX di Banyuwangi. Dengan capaian tersebut, peluang provinsi lain mengejar posisi Jawa Timur sebagai juara umum keseluruhan Kejurnas tahun ini dinilai sangat kecil.
"Dengan juara umum di Kejurnas MTB, menyusul divisi Road di Pangandaran dan BMX di Banyuwangi, posisi juara umum Kejurnas sulit ditandingi provinsi lain. Jatim juara umum enam kali berturut-turut," kata Surtiyono, Rabu (22/07/2027).
Ia juga memastikan seluruh atlet dan ofisial Jawa Timur telah kembali ke daerah asal dengan selamat setelah menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan.
"Atlet dan official telah kembali ke Jawa Timur dan alhamdulillah tidak ada halangan dalam perjalanan," ujarnya.
Surtiyono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap keberhasilan kontingen Jawa Timur. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pengprov ISSI Jawa Timur, ISSI kabupaten/kota, klub, para pelatih, orang tua atlet, hingga seluruh tim pendukung.
"Terima kasih support dan doanya Pengprov ISSI Jatim, ISSI Kabupaten dan Kota, klub, orang tua, serta atlet yang berjuang pantang menyerah. Juga pelatih dan tim pendukung dari seluruh wilayah Jawa Timur," tuturnya.
Kejuaraan Nasional MTB 2026 sendiri diikuti sekitar 180 atlet dari 16 provinsi. Kompetisi digelar di dua lokasi, yakni nomor cross country di kawasan Sentul City dan nomor downhill di Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Kabupaten Bogor.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Sepeda Indonesia (PP ICF), Listyo Sigit Prabowo, menegaskan Kejurnas MTB merupakan bagian penting dalam sistem pembinaan atlet nasional. Selain memperebutkan gelar juara nasional, ajang tersebut juga menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan, pencarian talenta terbaik, sekaligus persiapan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat Asia hingga dunia.
"Kejurnas Mountain Bike merupakan agenda strategis pembinaan prestasi nasional. Ajang ini tidak hanya memperebutkan gelar Juara Nasional, tetapi juga menjadi sarana evaluasi pembinaan atlet, pencarian talenta terbaik, serta bagian dari persiapan Indonesia menuju berbagai kejuaraan internasional," kata Listyo dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Jenderal PP ICF, Jadi Rajagukguk.
Ia berharap seluruh peserta terus menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding serta menjadikan hasil Kejurnas sebagai motivasi untuk meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di level internasional. (Red)


Komentar