|
Menu Close Menu

Anas Karno Dorong Peran Aktif Camat, Lurah, dan RT-RW Cegah Konflik Sosial

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08.34 WIB

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya– Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat deteksi dini terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, banyak persoalan yang berpotensi memicu konflik sebenarnya dapat dicegah apabila komunikasi dan mediasi dilakukan sejak dini di tingkat lingkungan.


Anas menegaskan, perangkat wilayah merupakan pihak yang paling memahami kondisi masyarakat di lapangan. Karena itu, camat, lurah, RT, dan RW diminta aktif membangun komunikasi serta meningkatkan koordinasi dengan warga guna memetakan berbagai persoalan yang berkembang di wilayah masing-masing.


"Ketika ada potensi gesekan di masyarakat, perangkat wilayah harus hadir lebih awal untuk membangun komunikasi dan mencari solusi," ujar Anas.


Legislator PDI Perjuangan itu menilai kolaborasi antara RT, RW, lurah, kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas perlu terus diperkuat sebagai sistem deteksi dini di tingkat kampung. Dengan sinergi tersebut, berbagai persoalan sosial diyakini dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah sebelum berkembang menjadi konflik terbuka.


Menurut Anas, menjaga kondusivitas kota bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Terlebih, Surabaya merupakan kota besar dengan aktivitas ekonomi yang tinggi sehingga stabilitas sosial harus terus dijaga.


"RT dan RW adalah mata dan telinga pemerintah di lingkungan. Kalau komunikasi berjalan baik, berbagai persoalan bisa diketahui lebih cepat dan diselesaikan secara kekeluargaan sebelum berdampak lebih luas," katanya.


Anas juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surabaya yang terus membangun komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan serta berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban kota. Ia berharap sinergi tersebut semakin diperkuat hingga tingkat kampung agar Surabaya tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya.


"Yang paling penting adalah membangun kehadiran pemerintah sampai ke level paling bawah. Ketika warga merasa didengar dan persoalannya cepat ditindaklanjuti, potensi konflik akan jauh lebih mudah dicegah," pungkasnya. (Red) 

Bagikan:

Komentar