![]() |
| Kegiatan Talk Show Nasional dalam rangka Harlah PII WATI di Aula Pendopo Dinas Pendidikan Jagir, Wonokromo, Surabaya.(Dok/Istimewa). |
Kegiatan tersebut dihadiri kader PII, pelajar, mahasiswa, tokoh perempuan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum yang mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Selain menjadi momentum peringatan hari lahir organisasi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan pembelajaran untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Talk show menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Eka Erawati, S.Psi., M.Si., Konselor Sekolah dan Praktisi Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, serta Dra. Hj. Marfuah Mustofa, M.Pd., Ketua Umum PP Wanita Islam, Wakil Ketua PP KB PII, sekaligus Pelopor UMKM Halal. Jalannya diskusi dipandu Arina Sabila Aulia Rahma, S.Psi., dari PW PII Jawa Timur.
Dalam pemaparannya, Dr. Eka Erawati mengajak peserta memahami pentingnya membangun generasi remaja yang berdaya melalui kesehatan mental yang baik, rasa percaya diri, kemampuan mengelola emosi, serta penguatan karakter di tengah derasnya perkembangan teknologi dan media sosial.
Menurutnya, remaja yang tangguh tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan mengenali potensi diri, menghadapi berbagai tantangan secara bijaksana, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.
Sementara itu, Dra. Hj. Marfuah Mustofa menekankan pentingnya peran muslimah dalam membangun peradaban. Ia menyampaikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkarya, memimpin, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat selama tetap berlandaskan akhlak mulia serta nilai-nilai Islam.
Ia juga menilai organisasi merupakan ruang strategis bagi perempuan untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan, memperluas jejaring, sekaligus meningkatkan kebermanfaatan bagi umat.
Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi tampak hangat dan interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pandangan mengenai tantangan yang dihadapi remaja dan perempuan di era Society 5.0.
Berbagai perspektif yang disampaikan para narasumber diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui peringatan Harlah ke-62 tersebut, PII Wati kembali menegaskan komitmennya untuk terus mencetak kader perempuan yang beriman, berilmu, berakhlak, serta siap mengambil peran dalam menjawab tantangan zaman.
Semangat "Remaja Berdaya, Muslimah Berkarya" diharapkan tidak berhenti sebagai tema kegiatan semata, melainkan menjadi gerakan nyata dalam membangun perempuan yang mampu menghadirkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
PII Wati juga berharap bertambahnya usia organisasi menjadi momentum untuk semakin memperkuat dakwah, kaderisasi, dan pengabdian kepada umat, sehingga terus melahirkan generasi muslimah yang tangguh, visioner, dan mampu menjadi rahmat bagi semesta. (Red)


Komentar