> Hadapi New Normal, LAZISNU Jatim Distribusikan 7000 Masker ke 25 Pesantren di Jawa Timur Lensajatim.id
|
Menu Close Menu

Hadapi New Normal, LAZISNU Jatim Distribusikan 7000 Masker ke 25 Pesantren di Jawa Timur

Kamis, 25 Juni 2020 | 06.08 WIB

Foto: Moch Rofi’i Boenawi Sekretaris NU Care LAZISNU Jawa Timur saat menyerahkan bantuan masker di PP Al-Khoziny Buduran Sidoarjo

lensajatim.id Surabaya- Menghadapi New Normal dan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19 di Pesantren,  Satuan Tugas (Satgas) NU Jawa Timur Tanggap Covid 19 dan Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) NU Jawa Timur melalui NU Care LAZISNU Jawa Timur mendistribusikan Tujuh Ribu Masker ke 25 pesantren di Jawa Timur.

Moch Rofi’i Boenawi Sekretaris NU Care LAZISNU Jawa Timur menjelaskan bahwa sekitar tujuh ribu masker akan didistribusikan ke 25 pesantren yang membutuhkan masker untuk para santri. “Pesantren harus harus siap menghadapi new normal di tengah pendemi,” kata Rofi’i Boenawi saat memberikan bantuan 500 masker untuk santri di Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo, selasa siang (23/06/2020).

Pria yang juga alumni Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo ini mengatakan para santri di pondok pesantren harus tetap beraktifitas seperti biasanya tapi tetap menaati protokol Kesehatan yang telah ditetapkan, terutama para santri menggunakan masker. “Meski di pesantren dirasa aman, para santri harus tetap waspada dan selalu mengunakan masker saat beraktifitas,” tutur Rofi’i Boenawi.

Rofi’i Boenawi yang didampingi Dodi Dyauddin Manager Operasional NU Care LAZISNU Jawa Timur ini ditemui langsung KH Abdussalam Mujib Pengasuh Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo. Kiai Salam Mujib mengatakan saat ini para santri sangat membutuhkan masker.

“Di sini ada dua ribu santri plus dengan santri putri sekitar tiga ribu lima ratus,” kata KH Abdussalam Mujib saat menerima kedatangan tim NU Care LAZISNU Jawa Timur.

Ya, meskipun santri baru diwajibkan membawa masker, tapi bagaimana dengan para santri dan para ustadz, kalau hanya punya satu masker kan ya kurang. “Setiap santri harus punya minimal dua masker,” kata Kiai Salam.

Dengan bantuan masker dari Satgas NU Jatim Tanggap Covid-19 ini, Kiai Salam mengatakan ini sudah meringankan para santri dalam beraktifitas di pesantren. “Kami mengucapkan terimakasih kepada para donatur melalui LAZISNU Jawa Timur,” pungkas Kiai Salam. (Hady/Lil)

Bagikan:

Komentar