> Universitas Terbuka di Era Tatanan Kebiasaan Baru Lensajatim.id
|
Menu Close Menu

Universitas Terbuka di Era Tatanan Kebiasaan Baru

Selasa, 21 Juli 2020 | 16.46 WIB

Foto : Wisuda Daring Universitas Terbuka 


Oleh: Dewi Wardah M.R., M.Pd.

Dalam menghadapi Pandemi Covid-19, Universitas Terbuka, sebagai pelopor dalam pembelajaran jarak jauh dengan moda daring, telah banyak mendukung institusi pendidikan tinggi di masa Covid-19 dalam pengembangan pembelajaran daring.
Dengan adanya pandemi ini, wisuda Universitas Terbuka Periode II Tahun Akademik 2019/2020 pada Selasa (20/08/2020), juga dilaksanakan secara daring. Wisuda daring ini diikuti oleh seluruh wisudawan Universitas Terbuka dari UPBJJ-UT (Unit Program Belajar Jarak Jauh -  Universitas Terbuka) di 34 propinsi dari seluruh Indonesia.

Mahasiswa-mahasiswa terpilih, yaitu mereka yang berprestasi, diundang untuk mengikuti wisuda daring dari kantor UPBJJ-UT di daerahnya. Di UPBJJ-UT Surabaya, atau lebih dikenal dengan UT Surabaya, terdapat lima wisudawan yang diundang untuk mengikuti wisuda secara daring di kantor UT Surabaya karena telah menorehkan prestasi mewakili masing-masing fakultas.
Lima wisudawan tersebut adalah Imam Safawi dari program S1 Matematika yang mewakili Fakultas Sains dan Teknologi, Juanita Kartikasari dari program S1 Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan yang mewakili Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik, Putri Endah Dwi Krisyanti dari program S1 Pendidikan Guru PAUD yang mewakili Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Ayu Rachmawati dari program S1 Akuntansi yang mewakili Fakultas Ekonomi, dan Permata Sakti dari program Magister Manajemen SDM yang mewakili program Pascasarjana.

Dari lima mahasiswa tersebut, Ayu Rachmawati mendapatkan IPK 4.00 dan Permata Sakti lulus dengan gelar magister dengan IPK 3.93. Prestasi yang dicapai oleh mahasiswa-mahasiswa UT menunjukkan bahwa kuliah di Unversitas Terbuka tidak menghambat mahasiswa untuk lulus dengan hasil yang memuaskan meskipun dilakukan secara jarak jauh dan sembari tetap bekerja. Di era tatanan kebiasaan baru ini, kuliah di UT dapat menjadi pilihan tepat bagi masyarakat mengingikan akses pendidikan tinggi yang fleksibel, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Dalam sambutannya pada wisuda daring kali ini, Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. menyampaikan bahawa di era tatanan kebiasaan baru, UT semakin memantapkan jati diri nya sebagai leader institusi pendidikan tinggi jarak jauh di Indonesia. Banyak institusi pendidikan tinggi yang belajar tentang pembelajaran jarak jauh kepada Universitas Terbuka.  Sebagai leader dalam pendidikan tinggi jarak jauh, Universitas Terbuka menggandeng berbagai mitra guna mendukung tersedianya pendidikan daring yang bisa diakses oleh semua orang. Pelaksanaan pembelajaran pendidikan tinggi jarak jauh yang menjadi populer pada masa pandemi ini, telah terbukti berhasil dan dapat dilaksanakan dengan maksimal dengan penggunaan sistem pembelajaran yang di desain dengan baik.

Sebagaimana diketahui, banyak layanan pendidikan yang di tawarkan di Universitas Terbuka. Mahasiswa dapat memilih tutorial tanpa tatap muka sama sekali dan melaksanakan pembelajaran melalui laman tutorial online milik Universitas Terbuka.

Pada masa Covid-19 ini, Universitas Terbuka tidak mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan tingginya kebutuhan pembelajaran secara daring. Untuk skema layanan pendidikan UT yang termasuk didalam nya adalah tutorial tatap muka, pada masa pandemi ini, mahasiswa UT dialihkan untuk mengikuti tutorial webinar (Tuweb). Ini adalah bukti bahwa pembelajaran di UT dapat terlaksana secara fleksibel. Dan pola pembelajaran seperti ini juga terbukti tidak membuat mahasiswa kesulitan dalam belajar dan tetap mendukung mahasiswa untuk meraih prestasi akademik yang gemilang. Hal ini telah terbukti dengan IPK yang diraih oleh mahasiswa UT Surabaya yang melaksanakan wisuda daring pada Tahun Akademik 2019/2020 ini.

Sebagai bukti keunggulan Universitas Terbuka, pada wisuda Universitas Terbuka kali ini, Wakil Presiden RI, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin secara khusus memberikan sambutan bagi para wisudawan dengan menyatakan bahwa Univeristas Terbuka yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah, telah mendukung roadmap pemerintah dalam menyediakan pendidikan tinggi dalam skala tidak terbatas dengan biaya terjangkau.

Sebagai garda terdepan dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia yang saat ini hanya mencapai dibawah 40%, Universitas Terbuka selalu berusaha memperbaiki diri terutama di masa Covid-19 ini dimana bangsa Indonesia mengalami masa yang sulit. Dengan biaya pendidikan tinggi yang terjangkau, Universitas Terbuka mendukung program pemerintah agar APK pendidikan tinggi Indonesia dapat meningkat dan masyarakat dapat mengakses pendidikan tinggi dengan mudah karena UT memiliki UPBJJ-UT yang tersebar diseluruh Indonesia.

Penulis adalah Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Terbuka

Bagikan:

Komentar