> Mengenal Dokter Sukma, Inisiator Program Bakti Subuh dan Faskes di MWC NU Tenggilis
|
Menu Close Menu

Mengenal Dokter Sukma, Inisiator Program Bakti Subuh dan Faskes di MWC NU Tenggilis

Minggu, 01 November 2020 | 20.59 WIB

caption : Dokter Sukma Sahadewa menerima penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2020. foto : istimewa.


lensajatim id Surabaya-
Sukma Sahadewa adalah seorang dokter muda multi talenta yang mendedikasikan dirinya berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Surabaya ini adalah inisiator program Bakti Subuh. 


Pria yang akrab disapa Dokter Sukma itu, menginisiasi kegiatan pelayanan kesehatan, senam pagi dan sarapan pagi dengan asupan makanan bergizi. Kegiatan yang didahului salat Subuh berjamaah di masjid itu kemudian disebut dengan Bakti Subuh. 


"Bakti Subuh ini memadukan antara kebutuhan kesehatan jasmani dengan rohani. Di tempat lain program ini juga sudah diadopsi," tutur Sukma, Minggu (1/11/2020).


Doktor dari Universitas Brawijaya (UB) Malang ini juga punya visi yang luar biasa dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi para nahdliyin, terutama di Kota Surabaya. Ia bercita-cita seluruh MWC NU di Kota Surabaya yang jumlahnya 31 MWC, memiliki klinik kesehatan.


Untuk mewujudkan obsesi itu, Sukma telah merintis dengan mendirikan fasilitas kesehatan (Faskes) di kantor MWC NU Tenggilis. Di sana telah tersedia fasilitas layanan umum dan gigi. 


"Ke depan ada 4 MWC NU di Surabaya yng kita jajaki untuk dilengkapi faskes. Insya Allah, ke depannya bisa menjadi klinik kesehatan yang memadai," imbuh Sukma. 


Terpisah, Koordinator Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN), Didi Rosadi mengungkapkan, Dokter Sukma sosok yang istimewa. Selain dokter, ia juga menguasai berbagai disiplin ilmu. Mulai bidang hukum, ekonomi, teknik, sosial dan kesehatan. 


Sosok Sukma juga tak pernah absen dalam kegiatan di lingkungan NU. Ia juga telah mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) yang merupakan wadah menggembleng kader NU. Selain aktif di NU, Sukma juga aktif diberbagai organisasi, mulai Karang Taruna, KNPI, HIPMI dan PERADI. 


"Kami menilai sosok Dokter Sukma bisa menginspirasi anak muda lainnya. Karena itu, kami pilih dalam penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2020," pungkasnya. (Had)

Piala Penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2020


Bagikan:

Komentar