> Studi Banding Ditengah Pandemi Covid 19, Aktivis Minta Gubernur Jatuhkan Sanksi
|
Menu Close Menu

Studi Banding Ditengah Pandemi Covid 19, Aktivis Minta Gubernur Jatuhkan Sanksi

Sabtu, 26 Desember 2020 | 23.13 WIB


Ainur Rahman Ketua PJB


lensajatim id Surabaya-
Meski masih Pandemi Covid 19,  sedikitnya sekitar 10 orang rombongan dari  Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda)Provinsi Jawa Timur melakukan  studi banding ke Padang Sumatra Barat, kurang lebih dua hari. 


Hal tersebut, dibenarkan oleh Kepala Biro Organisasi Setda Prov. Jatim, M Hadi Wawan Guntoro, S. STP, M. Si, saat di konfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (22/12/2020). 


Sontak, kegiatan itu mendapat reaksi dari kalangan aktivis yang tergabung Pemuda Jatim Bergerak (PJB).  Ketua PJB Ainur Rahman menilai apa yang dilakukan oleh pejabat Pemprov Jatim tersebut sangat melukai hati masyarakat Jatim.


" Saat ini masih Pandemi Covid 19, ekonomi lagi sulit, harusnya kunjungan luar Kota dengan dalih apapun dipending dululah," tegas aktivis yang akrab disapa Ainur saat dikonfirmasi. Rabu (23/12/2020). 


Ainur menuturkan kalau studi banding tersebut itu dianggap penting, harusnya bisa dilakukan secara online. " Sekarang ini eranya teknologi, kan belajar bisa saja lewat daring, via zoom, itu kan lebih hemat anggaran," bebernya. 


Apalagi, kata Ainur Pemrov Jatim menjelang libur nataru menghimbau masyarakat lebih baik di rumah saja, demi menghindari kerumunan sebagai upaya  mencegah peredaran Covid 19 di Jawa Timur yang hingga saat ini belum meredah. 


Untuk itu, pihaknya berharap, Gubernur Jatim memanggil dan memberi sanksi pada OPD terkait. " Dan jangan sampai ini juga terjadi di OPD lain," pintanya. 


Redaksi kembali melakukan konfirmasi kepada Kepala Biro Organisasi Setda Prov. Jatim, M Hadi Wawan Guntoro, S. STP, M. Si untuk menanyakan anggaran studi banding tersebut via pesan WhatsApp tidak ada jawaban. 


Asisten III Pemprov Jatim, Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno saat dikonfirmasi redaksi tidak mempermasalahkan kegiatan studi banding tersebut. Sepenjang kegiatan itu penting dan dalam pelaksanaannya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.


Saat disinggung waktu pelaksanaan Studi Banding yang dilakukan oleh Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Timur ke Padang, ia melah menjawab kalau kegiatan tersebut sudah lama. " Itu sudah lama kok mas, sudah lama, ada mungkin satu bulan yang lalu sudah," jelasnya lewat sambungan telpon. Rabu (23/12/2020).


Padahal berdasar informasi yang diterima redaksi, rombongan studi banding tersebut itu baru tiba  di Surabaya, pada hari Rabu (23/12/2020) malam sekitar 18.50 WIB dengan menaiki pesawat Garuda Indonesia. (Lil/Red)

Bagikan:

Komentar