> Pandemi Covid 19, Ketua Fraksi Nasdem : 2021 Kita Harus Optimis dan Kerja Keras
|
Menu Close Menu

Pandemi Covid 19, Ketua Fraksi Nasdem : 2021 Kita Harus Optimis dan Kerja Keras

Minggu, 03 Januari 2021 | 20.33 WIB

 

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jatim, Muzammil Syafi'i 

lensajatim id Surabaya- Memasuki awal tahun 2021, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jatim, Muzammil Syafi'i mengajak semua komponen masyarakat untuk optimis dan bekerja keras. 


" Dengan pandangan optimis serta kerja keras kita akan mampu merubah diri kita dan masyarakat mengarah pada kondisi yang lebih baik, kita harus yakin bahwa kita punya potensi untuk melakukan perubahan menuju lebih baik lagi," tukas Muzammil. Minggu (03/01/2021).


Sebab, kata anggota Komisi A DPRD Jatim ini, kunci sukses itu adalah  keyakinan dan optimisme serta kerja keras. " Dan jangan lupa berdoa pada Allah agar bisa meraih sukses di tahun 2021," tandasnya. 


Ketua MA IPNU Jatim ini juga mengajak untuk melakukan muhasabah interospeksi diri terhadap perjalanan hidup  selama tahun 2020 tahun. "  Ini penting agar kita bisa tahu, apakah kita termasuk orang yang beruntung apa tidak," bebernya. 


Orang beruntung, lanjut Muzammil, bila lebih baik dari hari kemarin, tetapi bila sama maka termasuk orang yang rugi. Dan Bila lebih jelek maka termasuk orang yang hancur.


Muzammil lalu menceritakan, bila tahun 2020 kita mengalami mengalami mimpi buruk yang menjelma jadi kenyataan dengan adanya Covid-19. Tidak ada yang pernah membayangkan kalau Covid-19 itu akan memporak porandakan seluruh sendi kehidupan bangsa mulai kesehatan, pendidikan sosial ekonomi.


Sehingga hampir hampir atau bahkan sudah berada pada krisis ekonomi Jawa Timur mengalami kemerosotan pertumbuhan ekonomi dari 5 menjadi minus sampai 5,9 sehingga terjadi penurunan 10 digit.


Akhir tahun 2020,  terjadi pelonjakan baik regional maupun nasional angka penyebaran Covid-19 sebagai akibat makin kendurnya kedisplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Ini berdampak pada semua sektor karena Pemerintah mengambil langkah drastis dengan melarang berkerumun di malam tahun baru, yang sebetulnya  tahun baru sangat ditunggu oleh dunia usaha sama seperti hari raya yang lain yang bisa mendongkrak perenomian dengan meningkatnya angka konsumsi masyarakat.


Muzammil memaparkan dampak itu juga terjadi pada bidang pendidikan yang semula dijadwal sekolah dengan  tatap muka dimulai tanggal 4 januari ini akhirnya ditunda untuk waktu yang tidak terbatas.


Untuk itu, pihaknya berharap tahun 2021  semua harus bersatu dalam melangkah bersama pemerintah dalam melawan Covid-19 terutama sekali mematuhi protokol kesehatan dengan 3 M dan 3 T. Kalau semua satu langkah dalam kebersamaan insyaallah akan teratasi semua masalah. (Had)


Bagikan:

Komentar