|
Menu Close Menu

Kukuhkan PW IKA Unair NTT, Khofifah: Anak-Anak NTT Harus Hebat dan Kuasai Dunia

Senin, 13 Mei 2024 | 12.53 WIB

Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PP IKA UNAIR saat melantik Pengurus Wilayah IKA Unair Nusa Tenggara Timur di Hotel Swissbelcourt Kupang. (Dok/Istimewa). 

Lensajatim.id, Surabaya- Ketua Umum PP IKA Unair Khofifah Indar Parawansa melantik kepengurusan Pengurus Wilayah IKA Unair Nusa Tenggara Timur di Hotel Swissbelcourt Kupang, Minggu (12/5/2024). 


Dalam kesempatan yang dihadiri oleh Ketua IKA Unair NTT Prof Yantus Neolaka, Senior PW IKA Unair NTT DR Rafael Paun SKm MKes dan juga 120 para alumni IKA Unair dari NTT ini, secara khusus Khofifah menyampaikan optimismenya bahwa keberadaan PW IKA Unair NTT akan memberikan manfaat besar untuk masyarakat NTT.


“Alhamdulillah hari ini kita bisa melakukan pelantikan PW IKA Unair NTT. Yang kami yakin ini akan menjadi penguatan bagi jaringan IKA Unair dengan berbagai sinergi kolaborasi dan juga program yang akan digagas ke depannya,” kata Khofifah.


Ia memberikan arahan agar ke depan PW IKA UNair aktif untuk melakukan sinergi dengan masing-masing pengurus wilayah di banyak provinsi di Indonesia dan juga dengan pengurus IKA Unair chapter luar negeri, agar bisa bersambung program yang bisa menunjang peningkatan SDM masyarakat NTT.


Misalnya sinergi dengan IKA Unair Chapter Amerika. Yang mana chapter ini sudah aktif berjalan memberikan program magang bagi mahasiswa Unair di institusi-institusi prestisius di Amerika. Yang sangat memungkinkan untuk dimanfaatkan para mahasiswa Unair dari NTT. 


Selain Amerika, juga masih ada IKA Unair chapter Inggris, Belanda, Malaysia dan juga Australia yang dimungkinkan untuk dijalin sinergi bersama demi memberikan kemanfaatan bagi masyatakat di NTT. 


“Termasuk kerjasama misalnya dalam bentuk benchmarking. Saat ini Unair sudah diperingkat 345 kampus terbaik dunia. Penilaian SAKIP Unair juga sudah nomor satu, juga untuk penilaian sejumlah prodi banyak yang sudah ringking satu nasional seperti FEB dan juga FH Unair,” kata Khofifah.


Prestasi ini akan sangat bermanfaat jika disinergikan dalam bentuk benchmarking dengan perguruan tinggi yang ada di NTT. Terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan standar akademik. 


Tidak hanya itu, dalam kesempatan ini, Khofifah juga menegaskan bahwa program-program bermanfaat yang bisa dibangun dari adanya kepengurusan IKA Unair NTT tidak melulu soal akademik dan pendidikan. Namun juga bisa dalam hal kemanusiaan dan masalah sosial.


“Contohnya, kami di PP IKA Unair dalam waktu dekat akan melakukan peresmian sumur bor di Tulungagung. Ini merupakan program inisiasi dan urunan dari para alumni Unair yang ingin membantu masyarakat di Tulungagung dataran perbukitan  yang sering  mengalami krisis air saat kemarau,” kata Khofifah.


Hal serupa ditegaskan Khofifah tidak menutup kemungkinan untuk juga dilakukan di NTT. Termasuk selama beberapa waktu terakhir PP IKA Unair juga aktif menggelar pasar murah di banyak titik di Jatim guna membantu masyarakat akibat kenaikan harga komoditas bahan pokok.


“Di NTT yang cukup penting untuk menjadi atensi adalah stunting. IKA Unair NTT bisa ikut ambil peran dalam penanganannya. Kami tadi pagi bersama Muslimat NU baru saja melakukan pembentukan Bunda Asuh Peduli Stunting,” kata Khofifah. 


“Yang kami harap bisa menyisir anak-anak terindikasi stunting untuk minimal diberi penguatan kecukupan gizi dan proteinnya. Salah satu caranya memberikan sebutir telur untuk anak yang sama setiap hari,” imbuhnya.


Melalui gerakan tersebut diharapkan akan bisa membantu menangani anak-anak terindikasi stunting di NTT. 


Hal-hal semacam itu diharapkan Khofifah bisa terbangun secara masif dan terorganisir oleh PW IKA Unair NTT. Sehingga diharapkan adanya kepengurusan IKA Unair di NTT bisa memberikan sebesar-besarnya kemaslahatan bagi masyarakat di NTT.


“Selamat bertugas bagi pengurus yang baru saja dilantik. Bangun semangat untuk bisa memberikan manfaat bagi warga NTT. Karena anak-anak NTT harus hebat, harus bisa menguasai dunia,” tegas Khofifah yang perna dikukuhkan sebagai Mama Alor NTT ini. (Red) 

Bagikan:

Komentar