![]() |
| Ning Lia, Anggota DPD RI tampak membaur dengan para dengan Gen Z di Grahadi.(Dok/Istimewa). |
Mengenakan kebaya merah berpadu batik, Ning Lia tampil anggun namun tetap membaur dengan suasana rakyat. Puncak kejutan terjadi ketika Gita, penyanyi pengisi hiburan, mengundang Ning Lia naik ke panggung untuk ikut bernyanyi. Sambutan riuh penonton pun langsung pecah.
Gedung Negara Grahadi yang biasanya lekat dengan nuansa formal, seketika berubah menjadi ruang kebersamaan rakyat. Senyum hangat, tawa, dan sorak-sorai penonton menyertai penampilan Ning Lia yang membawakan lagu “Gayung Tak Bersambut”, disambut tepuk tangan meriah pengunjung.
Tak berhenti di situ, ia melanjutkan dengan tembang “Rungkat” yang begitu akrab di telinga anak muda Surabaya. Suasana makin semarak, penonton ikut bernyanyi, bahkan berebut swafoto bersama sang senator.
“Bagi saya, kemerdekaan itu dirayakan bersama. Anak muda adalah penerus bangsa, jadi mari kita isi kemerdekaan dengan keceriaan, kreativitas, dan semangat positif,” ujar Ning Lia di sela penampilannya.
Momen tersebut menjadi pengalaman tak terlupakan bagi generasi muda. Filesya Khumaira (21), salah satu mahasiswa yang hadir, mengaku kagum dengan sikap rendah hati Ning Lia.
“Jarang sekali ada pejabat mau turun nyanyi bareng kita. Ning Lia ini humble sekali. Rasanya merayakan kemerdekaan jadi lebih hangat, bukan sekadar seremonial,” ungkapnya.
Kehadiran Ning Lia di panggung Grahadi malam itu menutup perayaan HUT ke-80 RI dengan cara yang berbeda: meriah, akrab, dan sarat kebersamaan lintas generasi. (Had)


Komentar