|
Menu Close Menu

Ning Dini Serap Aspirasi Umat Hindu Tengger di Tengah Sejuknya Edelweis

Minggu, 03 Agustus 2025 | 19.25 WIB

Ning Dini, Anggota Komisi VIII DPR RI saat Kunjungan Kerja Perorangan di Kabupaten Pasuruan.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Pasuruan- Dalam semilir udara sejuk pegunungan Tengger, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi NasDem, Hj. Dini Rahmania, menggelar Kunjungan Kerja Perorangan di Taman Edelweis, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Minggu (03/08/2025).


Kunjungan ini merupakan bagian dari masa reses DPR RI, yang dimanfaatkan Dini, akrab disapa Ning Dini, untuk menyerap aspirasi masyarakat Hindu setempat secara langsung. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyalurkan bantuan kitab Sarasamuccaya dan melakukan penanaman pohon edelweis sebagai simbol keselarasan dan kelestarian.


Dalam sambutannya, Ning Dini menegaskan pentingnya suara umat Hindu dalam pembangunan nasional, khususnya di bidang keagamaan, sosial, dan perlindungan masyarakat. Ia menyatakan komitmennya sebagai mitra dari Kementerian Agama, termasuk Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu.


“Aspirasi umat Hindu di Kabupaten Pasuruan harus mendapatkan ruang yang adil. Baik melalui penguatan lembaga keumatan seperti PHDI, WHDI, PERADAH, hingga pendidikan Hindu dan pelestarian budaya adat lokal,” ujar Ning Dini.


Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo ini juga menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar formalitas, melainkan momentum untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat.


“Saya ingin menjadi wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan kebutuhan umat Hindu, baik fasilitas keagamaan, pendidikan, maupun kerja sama sosial antarumat,” tegasnya.


Ning Dini menyebut aspirasi yang dihimpun hari itu akan dibawa ke Senayan melalui ruang legislasi, baik dalam bentuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Bimas Hindu, maupun melalui koordinasi dengan kementerian terkait seperti Kementerian Sosial, BNPB, dan KemenPPA.


Menutup kunjungannya, Dini Rahmania menyerukan pentingnya membangun kolaborasi lintas umat untuk menjaga harmoni sosial.


“Kami siap menjadi jembatan bagi aspirasi umat Hindu, dari desa-desa pegunungan hingga perkotaan. Mari kita terus bersinergi menjaga kebersamaan dalam keberagaman,” ujarnya sambil menutup acara dengan pantun:


" Jalan-jalan ke Desa Wonokitri, Hawanya sejuk menenangkan hati, Dini Rahmania dan PHDI bersinergi, Membangun kebersamaan dalam harmoni," katanya sambil menutup pembicaraan. (Had) 

Bagikan:

Komentar