![]() |
| Fahri Hamzah, Wakil Menteri PKP dalam sebuah kunjungan.(Dok/Istimewa) |
Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi lokasi strategis pembangunan rumah susun yang terintegrasi dengan infrastruktur transportasi publik. Konsep ini diharapkan mampu mempermudah akses warga, mengurangi kemacetan, dan mendorong percepatan program prioritas nasional di sektor perumahan dan transportasi.
“Rumah susun yang langsung terhubung dengan moda transportasi massal seperti LRT akan memberi kemudahan mobilitas bagi masyarakat, sekaligus menghadirkan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan,” kata Fahri Hamzah.
Dalam kesempatan itu, Wamen PKP juga meninjau lahan di sekitar Stasiun Cikunir 2 untuk melihat langsung potensi pengembangan kawasan. Hasil observasi ini akan menjadi dasar penyusunan perencanaan yang matang dan tepat sasaran bagi proyek perumahan berbasis TOD.
Kementerian PKP menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan BUMN, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam mengembangkan kawasan hunian terintegrasi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menciptakan pertumbuhan kota yang lebih tertata, ramah lingkungan, dan berorientasi pada transportasi publik. (Tim)


Komentar