|
Menu Close Menu

GP Ansor Sumenep Serukan Istighatsah untuk Keselamatan Bangsa, Minta Kasus Affan Diusut Tuntas

Senin, 01 September 2025 | 14.47 WIB

Pengurus PC GP Ansor Kabupaten Sumenep dalam sebuah acara.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Sumenep– Menyikapi situasi nasional yang memanas akibat maraknya aksi unjuk rasa berujung anarkis, penjarahan, hingga pembakaran sejumlah kantor pemerintahan, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep mengambil langkah tegas.


PC GP Ansor Sumenep menyatakan keprihatinan mendalam atas aksi-aksi yang berujung ricuh dan meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus meninggalnya Affan Kurniawan, korban tragedi aksi pada 28 Agustus 2025 lalu.


Selain itu, PC GP Ansor Sumenep menyerukan kepada seluruh kader untuk menggelar Istighatsah Keselamatan Bangsa secara serentak di tingkat PAC dan ranting. Seruan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor dan hasil rapat koordinasi Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur bersama seluruh PC se-Jawa Timur pada Ahad (31/8/2025).


Ketua PC GP Ansor Sumenep, KH Qumri Rahman, menjelaskan bahwa istighatsah sengaja dipusatkan di PAC dan ranting, bukan di jantung kota, demi menghindari potensi kericuhan.


“Kami khawatir jika digelar di pusat kota akan dimanfaatkan pihak-pihak tak bertanggung jawab. Karena itu, kami memilih cara yang lebih aman dan kondusif,” tegasnya, Senin (01/09/2025). 


KH Qumri menekankan agar kegiatan istighatsah tetap fokus pada doa bersama dan menghindari provokasi.


“Cukup doa bersama. Tidak perlu ada pembicaraan yang bisa memicu suasana,” ujarnya.


Sekretaris PC GP Ansor Sumenep, Adi Purnomo, turut meminta seluruh jajaran PAC dan ranting memperkuat koordinasi dengan MWCNU, ranting, dan organisasi kepemudaan lainnya.


“Tujuannya agar istighatsah ini tidak hanya menjadi doa bersama, tetapi juga gerakan kolektif menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat,” jelasnya.


Melalui gerakan ini, GP Ansor Sumenep berharap dapat meredam potensi konflik, memulihkan suasana, dan mengajak masyarakat menciptakan kedamaian di tengah gejolak nasional. (Yud) 

Bagikan:

Komentar