![]() |
| Peluncuran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kampus Institut Agama Islam Syaichona Muhammad Cholil (INSYA) Bangkalan.(Dok/Istimewa). |
Acara launching berlangsung di meeting room INSYA dan dihadiri Rektor Dr. Fera Andriani Djakfar, Lc., M.Pd., jajaran dekan, mahasiswa, serta para alumni Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) yang kini berkiprah sebagai advokat.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan (SK) oleh Rektor INSYA bersama Ketua LBH, Marzuki, S.H., yang sekaligus menjadi simbol dimulainya kiprah LBH INSYA dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Dr. Fera menekankan bahwa keberadaan LBH merupakan langkah strategis untuk menjembatani teori hukum yang dipelajari mahasiswa dengan praktik nyata di tengah masyarakat.
“LBH ini bukan hanya ruang belajar, tetapi juga ruang pengabdian. Kami berharap kehadirannya mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan keadilan,” ujar Dr. Fera.
Ketua LBH, Marzuki, S.H., menambahkan bahwa lembaga ini akan memprioritaskan pelayanan hukum bagi masyarakat kecil dan mengedepankan pendekatan restorative justice.
“LBH INSYA harus menjadi tempat perjuangan untuk membela hak-hak masyarakat miskin. Kami ingin mengedepankan solusi yang humanis dan berkeadilan,” tegas Marzuki.
Ia juga mengajak seluruh civitas akademika dan alumni untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan LBH agar mampu memberikan dampak yang lebih luas.
Dengan hadirnya LBH INSYA, kampus ini diharapkan semakin berperan aktif tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam memperjuangkan keadilan dan memberikan layanan hukum yang inklusif. (Eko/Fiq)


Komentar