![]() |
| Ning Lia, Anggota DPD RI asal Jawa Timur saat meninjau langsung lokasi kebakaran di Jalan Jemur Wonosari Gang Masjid, Wonocolo, Surabaya.(Dok/Istimewa). |
Dalam hitungan menit, kobaran api meluluhlantakkan tujuh rumah, terdiri dari empat kontrakan non-permanen, tiga kamar kos non-permanen, dan dua kamar kos permanen. Kerugian materiil ditaksir lebih dari Rp210 juta.
Musibah tersebut mendapat perhatian luas. Salah satunya datang dari Anggota DPD RI, Lia Istifhama atau akrab disapa Ning Lia, yang turun langsung ke lokasi untuk menyapa, memeluk, dan menguatkan para korban yang kehilangan tempat tinggal.
> “Dalam lima menit, tujuh rumah terbakar. Ini bisa terjadi di mana saja. Kita harus memikirkan bagaimana caranya agar tidak terjadi lagi. Bukan hanya kuratif, tapi juga preventif,” tegas Ning Lia, putri ulama besar KH Maskur Hasyim itu.
Ning Lia menyoroti pentingnya ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap lingkungan warga. Menurutnya, APAR yang terbatas bahkan sebagian sudah kedaluwarsa, menjadi kendala serius dalam upaya awal memadamkan api.
“Kalau ada satu APAR bermasalah, setidaknya ada cadangan. Semakin banyak APAR, semakin bagus. Karena waktu sangat menentukan saat api mulai muncul,” jelas senator peraih Legislatif Awards 2025 itu.
Selain APAR, ia juga menekankan pentingnya perbaikan akses jalan di kawasan padat penduduk. Gang sempit membuat mobil pemadam sulit menjangkau titik api, sehingga kebakaran cepat membesar.
“Ini problem besar yang harus kita selesaikan bersama. Pemerintah perlu memperhatikan akses jalan umum di kawasan padat agar penanganan darurat lebih cepat,” tambahnya.
Meski dilanda duka, Ning Lia menyaksikan langsung semangat gotong royong warga Jemur Wonosari. Sejumlah warga membuka pintu rumah mereka untuk menampung korban sementara. Bantuan dana pun dikumpulkan dan rencananya akan digunakan membangun rumah semi permanen sebelum bantuan pemerintah turun.
“Saya terharu melihat warga bahu-membahu. Semangat gotong royong ini adalah jati diri bangsa yang harus terus kita jaga,” tutur Ning Lia, yang juga dinobatkan sebagai Wakil Rakyat Paling Disukai dan Terpopuler versi ARCI.
Bantuan terus berdatangan. Sejumlah sekolah menyalurkan pakaian, sementara Dinsos Jatim dan BPBD Jatim memastikan kebutuhan logistik serta bantuan darurat tersedia. Anggota DPRD Surabaya, Muhaimin, yang hadir bersama Ning Lia, mengapresiasi langkah cepat semua pihak.
“Jangan khawatir, ada Ning Lia dari DPD RI, Ibu Khofifah, dan semua stakeholder Surabaya yang siap membantu. Bantuan terbaik akan terus diupayakan,” ujarnya.
Sementara itu, Tennia Suprihatin (42), pemilik kos tempat api bermula, mengungkapkan penyesalannya sekaligus rasa syukur atas kepedulian warga.
“Meski hanya puing yang tersisa, kami merasa sangat terbantu karena semangat kebersamaan warga Jemur Wonosari menjadi cahaya harapan untuk bangkit kembali,” ucapnya. (Had)


Komentar