|
Menu Close Menu

Sapa Awal Mandalika

Sabtu, 06 September 2025 | 14.24 WIB

 

Masmuni Mahatma.(Dok/Istimewa).

Oleh: Masmuni Mahatma 


Lensajatim.id, Puisi-Mandalika, tempat angin merias wajah

Dupai kursi tua sedang tengadah

Sebab bebatuan berhenti julurkan lidah

Kala lirik lagu malam perlahan belah


Kaukah, Tuan Guru, lebih dulu selipkan api

Senja yang tersulap dalam denyut nadi

Tak kunjung gincui ribuan mimpi

Sedari mula awan berlari-lari


Mandalika, alisnya kian rapi

Serupa pelukmu yang basah

Saat terik sangkal jejak matahari

Di sini, diantara deru gelombang Kuta

Layang-layang tak lagi jual cerita

Apa yang kau namai rindu

Tersangkut di lengan baju

Berayun letih


Mandalika, alas pacu detak jantung daun-daun

Secepat kau cuci kata dalam pantun

Pulihkan ruh dari aliran racun



0609205

Bagikan:

Komentar