|
Menu Close Menu

Senator Ning Lia: Penanganan Anak Terlibat Demo Harus Humanis dan Edukatif

Rabu, 03 September 2025 | 20.53 WIB

Ning Lia, Anggota DPD RI asal Jawa Timur.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Surabaya– Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, atau akrab disapa Ning Lia, menyerukan agar pihak kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani ratusan pendemo pasca aksi demonstrasi di berbagai daerah.


“Saya berharap semua peserta aksi, baik orang dewasa maupun anak-anak, tetap mendapat perlakuan yang baik. Kepolisian harus selalu mengedepankan pendekatan humanis,” tegas Ning Lia, Selasa (2/9/2025).


Putri ulama kharismatik KH. Maskur Hasyim itu menaruh perhatian khusus pada anak-anak dan pemuda yang ikut serta dalam aksi unjuk rasa. Menurutnya, mereka merupakan kelompok rentan yang harus mendapat pendekatan berbeda.


“Jangan sampai anak-anak atau remaja yang ikut aksi justru mendapatkan trauma. Mereka adalah generasi penerus bangsa, jadi harus dilindungi dan diarahkan dengan bijak,” ujarnya.


Ning Lia juga mendorong Polri memperkuat koordinasi dengan dinas sosial, psikolog, tokoh masyarakat, hingga lembaga pendidikan, agar penanganan anak dan pemuda dalam konteks unjuk rasa tidak sekadar fokus pada keamanan, tetapi juga memberi edukasi dan pembinaan.


“Keberadaan Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pengayom masyarakat. Penting ada sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil untuk menjaga iklim demokrasi di Jawa Timur tetap kondusif. Momentum ini harus menjadi contoh bahwa keamanan bisa dijaga tanpa menekan hak-hak rakyat,” tambahnya.


Tak hanya menyoroti aspek penanganan aksi, Ning Lia juga menyinggung pentingnya pembenahan sistem pendidikan agar anak-anak dan remaja tumbuh dengan mental yang sehat dan kuat. Ia menilai beban administrasi yang terlalu berat bagi guru dan dosen berpotensi mengurangi waktu mendidik secara optimal.


“Guru adalah orang tua kedua di sekolah. Jangan sampai energi mereka habis untuk administrasi. Kami mendorong pemerintah memberi ruang lebih besar bagi guru dan dosen untuk mendidik karakter dan mental generasi bangsa,” tegasnya.


Ning Lia menegaskan perhatian terhadap pendidikan sangat relevan dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Menurutnya, generasi muda yang terlindungi, terdidik, dan memiliki mental tangguh akan menjadi kunci keberlangsungan bangsa. (Had) 

Bagikan:

Komentar