|
Menu Close Menu

Donasi untuk Sumatra Mengalir Deras, Senator Lia Istifhama: Bukti Warga Indonesia jadi Negara Paling Dermawan

Rabu, 10 Desember 2025 | 18.21 WIB

Ning Lia Istifhama, Anggota DPD RI asal Jawa Timur.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, SurabayaDuka akibat bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di SumatraAceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara—menggugah empati luas masyarakat Indonesia. Gelombang solidaritas pun mengalir deras dari berbagai daerah dalam bentuk bantuan kemanusiaan bernilai puluhan miliar rupiah.


Berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber, total komitmen bantuan lintas provinsi telah menembus angka lebih dari Rp40 miliar. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan total bantuan mencapai Rp10,5 miliar. Disusul Kalimantan Timur sebesar Rp7,5 miliar, Jawa Barat Rp7 miliar, Bengkulu Rp3,5 miliar, serta Jakarta, Banten, dan Kalimantan Tengah masing-masing sebesar Rp3 miliar. Sejumlah provinsi lain juga turut berpartisipasi sesuai kapasitas daerah masing-masing.


Menariknya, beberapa provinsi yang secara geografis cukup jauh dari wilayah terdampak, seperti Jawa Timur dan Kalimantan Timur, justru tampil sebagai penyumbang terbesar. Fakta ini menunjukkan bahwa solidaritas kebangsaan tidak dibatasi oleh jarak wilayah, melainkan digerakkan oleh rasa kemanusiaan.


Bagi daerah-daerah lain yang masih terus membuka posko donasi dan penggalangan dana, besarnya bantuan lintas provinsi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antardaerah semakin menguat sebagai bagian penting dalam penanganan bencana nasional. Semangat kebersamaan ini dinilai sebagai modal besar untuk mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.


Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menilai derasnya aliran bantuan tersebut sebagai cerminan karakter asli bangsa Indonesia yang dikenal dermawan dan menjunjung tinggi nilai gotong royong.


“Setiap kali bencana terjadi, kita selalu melihat bagaimana masyarakat Indonesia bergerak tanpa perlu menunggu komando. Ini membuktikan bahwa gotong royong bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar hidup dalam jiwa bangsa,” ujar Ning Lia, sapaan akrab Lia Istifhama, di Surabaya, Selasa (10/12/2025). 


Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang tetap menyalurkan bantuan besar meskipun daerah tersebut baru saja menghadapi bencana erupsi Gunung Semeru.


“Jawa Timur baru saja dilanda bencana, tetapi itu tidak mengurangi keikhlasan masyarakat untuk membantu saudara-saudara di Sumatra. Inilah bukti bahwa kepedulian tidak pernah mengenal batas wilayah maupun kondisi,” tutur putri ulama kharismatik Jawa Timur, KH Masykur Hasyim.


Lebih lanjut, Ning Lia menegaskan bahwa semangat saling membantu antarprovinsi merupakan contoh kolaborasi nyata yang harus terus dijaga dan diperkuat. Menurutnya, sinergi lintas daerah akan menjadi fondasi penting dalam membangun ketangguhan bangsa menghadapi berbagai krisis di masa depan.


“Ketika provinsi-provinsi saling bergandengan tangan, bangunan besar bernama Indonesia akan semakin kokoh. Kolaborasi lintas daerah harus terus diperkuat sebagai fondasi utama respons kebencanaan nasional,” pungkasnya. (Red) 

Bagikan:

Komentar