![]() |
| Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin bersama Presiden RI Prabowo Subianto.(Dok/Istimewa). |
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden RI dalam rangkaian kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026).
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril, menilai penghargaan tersebut sangat layak dan pantas diterima oleh Pangdam V/Brawijaya. Menurutnya, Mayjen TNI Rudy Saladin telah menunjukkan kerja keras, kepemimpinan, dan komitmen luar biasa dalam mengawal program strategis ketahanan dan swasembada pangan, khususnya di wilayah Jawa Timur.
“Kami di PW GP Ansor Jawa Timur memandang Mayjen TNI Rudy Saladin sebagai sosok perwira TNI yang tidak hanya kuat dalam aspek pertahanan, tetapi juga memiliki sensitivitas tinggi terhadap isu-isu strategis bangsa, terutama ketahanan pangan. Penghargaan dari Presiden RI ini adalah bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian beliau,” ujar H. Musaffa Safril.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pangdam V/Brawijaya berperan aktif dalam mengoordinasikan seluruh jajaran Kodam, mulai dari tingkat komando hingga Babinsa di desa-desa, untuk memastikan program swasembada pangan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Sinergi TNI dengan petani, dan elemen masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan tersebut.
“Keterlibatan langsung Babinsa di lapangan, pendampingan petani, pengamanan distribusi, hingga pengawalan program strategis pemerintah menunjukkan bahwa TNI hadir nyata di tengah rakyat. Ini adalah teladan kepemimpinan yang patut diapresiasi,” tambahnya.
PW GP Ansor Jawa Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berpihak pada kepentingan rakyat, termasuk ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Menurut Musaffa Safril, keberhasilan swasembada pangan bukan hanya capaian pemerintah dan TNI, tetapi hasil kolaborasi seluruh elemen bangsa.
“Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi bersama untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan petani Indonesia,” pungkasnya. (Had)


Komentar