|
Menu Close Menu

GP Ansor Kota Yogyakarta Gelar “Spiritual Trip: Heal & Chill”

Senin, 05 Januari 2026 | 06.32 WIB

Kegiatan “Spiritual Trip: Heal & Chill” PC GP Ansor Kota Yogyakarta.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Yogyakarta — Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Yogyakarta mengawali tahun 2026 dengan kegiatan bernuansa spiritual dan kebersamaan. Puluhan kader Ansor mengikuti rangkaian kegiatan bertajuk “Spiritual Trip: Heal & Chill” yang dilaksanakan pada Sabtu (3/1/2026) hingga Minggu dini hari.


Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut memadukan ziarah malam ke sejumlah makam ulama dengan agenda relaksasi, sebagai upaya menyegarkan kembali fisik dan spiritual kader setelah rutinitas organisasi yang padat.


Ketua PC GP Ansor Kota Yogyakarta, Mohamad Jafar, menjelaskan bahwa tema Heal & Chill dipilih untuk memberi ruang rehat bagi kader, namun tetap berpijak pada nilai-nilai santri melalui tradisi ziarah dan tabaruk kepada para ulama.


“Acara ini memberikan ruang bagi para kader GP Ansor Kota Yogyakarta untuk beristirahat sejenak dari rutinitas harian. Meski bersifat santai, kegiatan tetap berpegang teguh pada koridor nilai-nilai santri,” ujarnya.


Rangkaian perjalanan spiritual diawali dengan ziarah ke makam K.H. Muhammad Munawwir di Krapyak, Yogyakarta. Di lokasi tersebut, para peserta melaksanakan tahlil dan doa bersama, sekaligus meneladani perjuangan ulama besar yang dikenal sebagai ahli Al-Qur’an.


Perjalanan kemudian dilanjutkan ke kompleks makam Mlangi, Desa Wisata Religi di Yogyakarta, untuk mengenang jasa para ulama penyebar agama Islam di wilayah tersebut. Destinasi terakhir adalah makam Kyai Raden Santri di Gunung Pring, Magelang, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai salah satu pusat spiritualitas penting di kawasan itu.


Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA), Gus Abdulloh Muhammad Alkaff, menuturkan bahwa penutupan kegiatan sengaja dikemas dalam suasana relaksasi. Para kader diajak bersantai di pemandian air hangat Umbul Banyu Roso, Magelang, guna melepas lelah sekaligus mempererat silaturahmi.


“Kami ingin menunjukkan bahwa berorganisasi di Ansor itu asik. Kita bisa tetap religius dengan ziarah, tapi juga tetap seru dengan relaksasi. Inilah esensi ‘Heal & Chill’ yang sesungguhnya,” ungkapnya.


Kegiatan yang berlangsung hampir semalam suntuk ini diikuti oleh puluhan kader dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) di wilayah Kota Yogyakarta. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan kembali memiliki semangat dan energi baru untuk menjalankan khidmah organisasi sepanjang tahun 2026.


Acara yang berakhir pada Minggu dini hari itu diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan kekompakan kader GP Ansor Kota Yogyakarta dalam menyongsong agenda-agenda organisasi ke depan dengan semangat yang lebih segar.

Bagikan:

Komentar