|
Menu Close Menu

Polres Malang Resmi Lantik Kasatres PPA-PPO, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Jumat, 30 Januari 2026 | 20.49 WIB

Polres Malang melantik AKP Yulistiana Sri Iriana, S.H., M.H. sebagai Kasatres PPA-PPO.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Malang — Polres Malang resmi melantik Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Kasatres PPA-PPO).


Pelantikan berlangsung dalam upacara serah terima jabatan di Lapangan Polres Malang, Jumat (30/1/2026).


Jabatan Kasatres PPA-PPO kini diemban AKP Yulistiana Sri Iriana, S.H., M.H.


Sebelumnya, perwira tersebut menjabat sebagai Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Malang.


Pelantikan ini menjadi bagian penting dari rotasi pejabat di lingkungan Polres Malang.


Langkah tersebut sekaligus memperkuat penegakan hukum terhadap kasus kekerasan perempuan, anak, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).


Polres Malang menjadi salah satu dari sedikit polres di Indonesia yang telah memiliki Satres PPA-PPO.


Unit ini merupakan bagian dari kebijakan Polri yang meresmikan PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, termasuk jajaran Polda Jawa Timur.


Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menegaskan pembentukan Satres PPA-PPO bukan sekadar perubahan struktur.


Menurutnya, langkah ini mencerminkan komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas perlindungan hukum bagi kelompok rentan.


“Satuan PPA dan PPO ini merupakan wujud keseriusan kami dalam meningkatkan penegakan hukum, khususnya perlindungan perempuan dan anak,” ujar AKBP Taat.


Ia menilai tantangan kepolisian semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat.


Penanganan kasus perempuan dan anak, kata dia, menuntut kecepatan, empati, serta profesionalisme tinggi.


“Harapan masyarakat saya titipkan kepada para pejabat baru, terutama Kasatres PPA-PPO yang berada di garda terdepan,” tegasnya.


Selain melantik Kasatres PPA-PPO, Polres Malang juga menggelar serah terima jabatan sejumlah pejabat lainnya.


Rotasi tersebut meliputi Kapolsek, Kasatreskrim, hingga Kasattahti sebagai bagian dari penyegaran organisasi.


Kapolres berharap, struktur yang semakin solid dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Ia optimistis Satres PPA-PPO mampu menghadirkan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat.


“Dengan struktur baru ini, pelayanan kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak, diharapkan lebih cepat dan lebih baik,” pungkasnya. (Den) 

Bagikan:

Komentar