|
Menu Close Menu

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Target 500 SR 2029

Selasa, 13 Januari 2026 | 12.45 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri saat meresmikan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Jakarta— Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan secara serentak 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Peresmian dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) Banjarbaru, kawasan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kalimantan Selatan, Senin (12/01/2026).


Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin), bersama jajaran kementerian terkait.


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya program Sekolah Rakyat yang dinilai sebagai langkah strategis pemerataan akses pendidikan.


“Saya hari ini sangat bahagia. Terima kasih kepada semua unsur dari berbagai kementerian, lembaga, dan seluruh elemen yang telah bekerja mewujudkan suatu langkah berani. Saya terharu melihat dampak dari upaya kita,” ujar Prabowo.


Presiden menjelaskan, Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi anak-anak Indonesia yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas. Saat ini, jaringan Sekolah Rakyat telah menampung 15.954 siswa dengan dukungan 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.


“Sekarang kita berhasil meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Ini merupakan langkah awal. Sasaran kita adalah membangun 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029,” tegasnya.


Prabowo juga menekankan bahwa pemerintah akan memperluas kesempatan pendidikan tinggi melalui pembukaan sekolah dan fakultas baru, termasuk kedokteran dan teknik, dengan prinsip keterjangkauan bagi seluruh anak bangsa.


“Mereka harus belajar hingga tingkat tinggi, dan ketika masuk mereka tidak boleh bayar, karena negara menyiapkan ini untuk masa depan mereka. Insya Allah ini akan tercapai,” kata Prabowo.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan penghargaan kepada Menteri Sosial beserta jajaran serta pihak kementerian lain yang terlibat dalam pengembangan Sekolah Rakyat.


Ia juga memberikan pesan khusus kepada para siswa agar tidak minder dengan latar belakang ekonomi keluarga.


“Jangan kecil hati jika orang tuamu buruh atau petani. Mereka mulia, bekerja keras dengan cara yang halal untuk masa depanmu. Tugas kalian adalah belajar dengan semangat, tekun, dan selalu hormati orang tua,” tuturnya.


Prabowo menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa.


“Dengan pendidikan, Indonesia akan bangkit menjadi negara yang lebih baik, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.


Program Sekolah Rakyat hadir sebagai upaya pemerataan layanan pendidikan, khususnya bagi kelompok kurang mampu, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah. (Tim) 

Bagikan:

Komentar