|
Menu Close Menu

Satgas Banaar GP Ansor Dasuk Edukasi Pelajar SMA Al-Islah tentang Bahaya Narkoba dan Judi Online

Sabtu, 10 Januari 2026 | 16.33 WIB

Kegiatan Edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dan judi online di SMA Al-Islah, Desa Nyapar, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep oleh Satuan Tugas Barisan Ansor Anti Narkoba (Satgas Banaar) PAC GP Ansor Dasuk. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep— Satuan Tugas Barisan Ansor Anti Narkoba (Satgas Banaar) PAC GP Ansor Dasuk menggelar sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dan judi online di SMA Al-Islah, Desa Nyapar, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Sabtu (10/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Satgas Banaar GP Ansor Sumenep dalam melindungi generasi muda dari ancaman perilaku menyimpang yang kian marak di era digital.


Sosialisasi menyasar pelajar tingkat SMA sebagai kelompok usia yang dinilai rentan terhadap pengaruh narkoba dan praktik judi online. Melalui kegiatan ini, GP Ansor berupaya menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga masa depan dengan menjauhi perilaku berisiko yang dapat merusak diri sendiri maupun lingkungan sekitar.


Ketua Satgas Banaar GP Ansor Dasuk, Ach. Rodianto, menegaskan bahwa edukasi dan pencegahan merupakan langkah strategis untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa. Ia menyebut, narkoba dan judi online tidak hanya merusak individu, tetapi juga berdampak luas terhadap keluarga dan tatanan sosial apabila tidak ditangani secara serius. “Kami ingin memberikan pemahaman yang kuat kepada para pelajar agar mereka mampu membentengi diri dari pengaruh negatif narkoba dan judi online. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga masa depan anak-anak kita,” ujarnya.


Sebagai pemateri, Eddy Khamaidi memaparkan dampak buruk penyalahgunaan narkoba dan kecanduan judi online dari sisi kesehatan, mental, hingga sosial. Ia mengingatkan bahwa ketergantungan sering kali berawal dari rasa ingin tahu, ajakan teman, serta kurangnya pengawasan lingkungan. Menurutnya, kedua perilaku tersebut sama-sama berpotensi menghancurkan masa depan generasi muda jika tidak dicegah sejak dini. 


Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Satgas Banaar PC GP Ansor Sumenep, Saipurrahman. Ia menilai langkah yang dilakukan Satgas Banaar PAC GP Ansor Dasuk sebagai bentuk kepedulian nyata organisasi dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba dan judi online. Ia menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat untuk memastikan program pencegahan berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata.


Melalui sosialisasi ini, Satgas Banaar GP Ansor berharap para pelajar memiliki pengetahuan, kesadaran, dan keberanian untuk menolak narkoba serta judi online, sekaligus menjadi agen perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat. (Yud) 

Bagikan:

Komentar