![]() |
| G25 Indonesia Cabang Pamekasan saat menyalurkan bantuan untuk pasangan Matrawi dan Sayuna di Pamekasan.(Dok/Istimewa). |
Kali ini, bantuan diberikan kepada pasangan suami istri, Matrawi dan Sayuna, warga Dusun Bertah, Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Keduanya sehari-hari menggantungkan hidup sebagai petani.
Matrawi mengolah sebidang tanah miliknya yang ditanami cabai dan jagung. Hasil panen itulah yang menjadi sumber utama kebutuhan keluarga.
“Mereka makan dari hasil jualan cabai dan jagung. Karena itu, kami berupaya hadir untuk sedikit meringankan beban mereka, terutama di bulan Ramadhan,” ujar Afifuddin, Ketua G25 Indonesia Cabang Pamekasan, Kamis (19/02/2026).
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan kebutuhan dapur, seperti beras, minyak goreng, mi instan, serta bahan pokok lainnya. Jika diuangkan, nilai bantuan tersebut mencapai lebih dari Rp900 ribu.
Afif berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan harian keluarga Matrawi, khususnya selama bulan suci. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian sosial.
“Kami berharap semakin banyak pihak yang tergerak membantu warga kurang mampu, khususnya di wilayah Pamekasan,” tuturnya.
Selain aktif di Pamekasan, G25 Indonesia juga menyalurkan bantuan di sejumlah daerah lain, termasuk Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Sebagai yayasan sosial, G25 Indonesia memiliki sejumlah program kemanusiaan, mulai dari bantuan usaha, pendidikan, hingga program charity berupa sembako. Organisasi ini dipimpin oleh Dasuki Rahmad sebagai Ketua Umum, dengan komitmen memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. (Man)


Komentar