![]() |
| Konfercab GP Ansor Kabupaten Lumajang.(Dok/Istimewa). |
Konfercab digelar dengan melibatkan seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting se-Kabupaten Lumajang. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penentuan arah gerak organisasi ke depan.
Melalui mekanisme musyawarah mufakat, peserta konferensi memberikan mandat kepada Gus Izzuddin. Ia dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan yang mumpuni serta pemahaman kuat terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.
Figur berlatar belakang pesantren tersebut dipandang mampu menjawab tantangan organisasi di era yang terus berkembang. Dukungan penuh peserta menjadi penanda kepercayaan terhadap kepemimpinannya.
Dalam pernyataannya, Gus Izzuddin menyampaikan komitmen menjadikan GP Ansor Lumajang lebih progresif dan terbuka terhadap kolaborasi. Ia juga menekankan pentingnya kemandirian organisasi.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. GP Ansor Lumajang harus semakin hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Gus Izzuddin.
Ia menegaskan fokus kepemimpinannya pada penguatan kaderisasi, penjagaan keutuhan NKRI, serta peran aktif Ansor sebagai mitra strategis pemerintah dan ulama.
Selain pemilihan ketua, Konfercab XVI juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis. Salah satunya percepatan kaderisasi hingga tingkat ranting.
Rekomendasi lain menekankan penguatan kemandirian ekonomi melalui pengembangan wirausaha kader. Ansor juga diharapkan terus berada di garis depan dalam merawat moderasi beragama dan keberagaman sosial.
Dengan kepemimpinan baru, GP Ansor Lumajang diharapkan menjadi motor penggerak pemuda yang solid dan berdaya saing. Organisasi ini ditargetkan mampu memberi kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama, GP Ansor Lumajang terus berkomitmen pada kerja-kerja kemanusiaan, pengawalan ulama, serta penjagaan nilai kebangsaan di Kabupaten Lumajang. (Red)


Komentar