|
Menu Close Menu

PW GP Ansor Jatim Bangun Kolaborasi Strategis dengan UPN “Veteran” Jawa Timur untuk Penguatan Bela Negara

Jumat, 06 Februari 2026 | 14.32 WIB

PW GP Ansor Jawa Timur saat silaturahmi dengan Rektor UPN "Veteran"  Jatim di Surabaya. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur memperkuat langkah pengembangan kader melalui kerja sama strategis dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur. Upaya tersebut ditandai dengan audiensi antara Ketua PW GP Ansor Jatim, H. Musaffa Safril, dan Rektor UPN “Veteran” Jatim, Prof. Akhmad Fauzi, di Surabaya, Jumat (6/2/2026).


Pertemuan ini menjadi ruang konsolidasi gagasan untuk membangun sinergi antara organisasi kepemudaan dan perguruan tinggi negeri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus memperluas kontribusi pemuda dalam pembangunan nasional berbasis keilmuan dan nilai kebangsaan.


Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari akses beasiswa pendidikan bagi kader Ansor, peningkatan kapasitas akademik dan kepemimpinan pemuda, hingga peluang kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat di berbagai sektor.


Musaffa Safril menegaskan bahwa penguatan SDM kader merupakan fondasi penting bagi peran Ansor di masa depan. Menurutnya, organisasi kepemudaan membutuhkan kader yang unggul secara intelektual, profesional, dan memiliki komitmen ideologis kebangsaan yang kuat.


“Investasi pendidikan kader adalah kebutuhan mendesak. Kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UPN ‘Veteran’ sangat strategis untuk membentuk kader Ansor yang berdaya saing dan siap berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.


Ia menambahkan, pengembangan SDM tersebut tidak hanya ditujukan untuk kepentingan organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab menyiapkan generasi muda Nahdlatul Ulama yang mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah dan nasional.


Kesamaan visi bela negara menjadi titik temu penting dalam rencana kerja sama ini. UPN “Veteran” Jawa Timur dikenal sebagai kampus yang berakar pada sejarah perjuangan dan konsisten menanamkan nilai bela negara dalam tridarma perguruan tinggi. Nilai tersebut sejalan dengan komitmen GP Ansor dalam menjaga Pancasila, NKRI, dan persatuan bangsa.


“Proses kaderisasi Ansor pada dasarnya adalah pembentukan warga negara yang sadar akan tanggung jawab bela negara. Karena itu, sinergi dengan kampus bela negara menjadi langkah strategis,” kata Musaffa Safril.


Sementara itu, Prof. Akhmad Fauzi menyambut positif inisiatif kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen UPN “Veteran” Jawa Timur untuk membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dalam pengembangan SDM, riset terapan, dan pengabdian masyarakat.


“UPN ‘Veteran’ siap bersinergi dengan GP Ansor, terutama dalam program-program yang berdampak langsung bagi kepentingan bangsa dan masyarakat,” ungkapnya.


Selain bidang pendidikan, audiensi juga menyoroti potensi kerja sama di sektor pertanian dan perkebunan. Program ini diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi kader sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan.


Dalam pertemuan tersebut, PW GP Ansor Jatim turut memaparkan gagasan kolaborasi riset, pendampingan petani muda, serta pengembangan model pertanian berbasis inovasi kampus dan kaderisasi Ansor.


Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya kemitraan berkelanjutan antara PW GP Ansor Jawa Timur dan UPN “Veteran” Jawa Timur dalam mencetak kader muda yang unggul secara akademik, mandiri secara ekonomi, dan kokoh dalam semangat bela negara. (Had) 

Bagikan:

Komentar