|
Menu Close Menu

Menko Zulhas Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan di Unira Malang

Rabu, 25 Februari 2026 | 08.38 WIB

Menko Pangan RI, Zulkifli Hasan saat memberikan Kuliah Umum di Unira Malang.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Malang – Menteri Koordinator Bidang Pangan Kabinet Merah Putih, Zulkifli Hasan, hadir sebagai narasumber utama dalam kuliah umum yang digelar di Aula KH. Moch. Said, Kampus 1 Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang, Selasa (24/02/2025).


Mengusung tema “Ketahanan Pangan dan Kebangsaan sebagai Strategi Integratif Menuju Kedaulatan dan Stabilitas Nasional”, kegiatan ini dihadiri sivitas akademika Unira, perwakilan Forkopimda Kabupaten Malang, serta para pemangku kepentingan di bidang pangan.


Dalam paparannya, Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar persoalan produksi dan distribusi. Lebih dari itu, ketahanan pangan merupakan fondasi kedaulatan bangsa sekaligus prasyarat menuju negara maju.


Ia mencontohkan kemajuan ekonomi Tiongkok yang dinilainya mampu melesat melalui penguatan fondasi ekonomi nasional, termasuk sektor pangan. Pemerintah, kata dia, tengah bekerja keras memperkuat berbagai sektor strategis agar Indonesia mampu bersaing di tingkat global.


“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Ketahanan pangan adalah fondasi stabilitas nasional,” tegasnya.


Menurutnya, keberadaan Kementerian Koordinator Bidang Pangan harus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat sistem pangan nasional yang berkelanjutan.


Zulhas juga menyoroti peran strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai garda terdepan ekonomi kerakyatan. Desa, ujarnya, harus menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.


Ia turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang aktif mendukung penguatan ekosistem pangan di desa-desa, mulai dari pendirian gerai hingga gudang KDKMP. Menurutnya, kolaborasi antara sektor pertahanan dan ketahanan pangan merupakan wujud nyata politik kebangsaan yang terintegrasi.


Sementara itu, Rektor Unira Malang, Imron Rosyadi Hamid, menyambut hangat kehadiran Menko Pangan. Ia menyampaikan bahwa kampus turut berkontribusi dalam mendukung program nasional melalui Program KKN-Tematik (KKN-T) 2025.


Program tersebut difokuskan pada penguatan social enterprise desa dan diversifikasi pangan lokal berbasis potensi wilayah.


“KKN-T 2025 meninggalkan jejak digital sebagai legasi kampus dalam turut aktif menyukseskan program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.


Ia berharap kuliah umum ini menjadi forum strategis yang mempertemukan perspektif kebijakan nasional dengan kontribusi akademik dalam menjawab tantangan pangan nasional.


“Ini adalah komitmen Unira Malang untuk mendukung target swasembada pangan sekaligus merespons tantangan krisis pangan global melalui inovasi kampus,” pungkasnya. (Aud) 

Bagikan:

Komentar