|
Menu Close Menu

Menu MBG di SMPN 5 Jember Dirapel Tiga Hari, Wali Murid Keluhkan Porsi dan Nilai Anggaran

Rabu, 25 Februari 2026 | 21.16 WIB

SPPG Tegal Besar, Kaliwates Jember dan menu MBG.(Dok/Istimewa).
LensaJatim.id, Jember – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Jember, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember menuai keluhan dari wali murid. Menu yang seharusnya diberikan setiap hari, disebut dirapel untuk tiga hari sekaligus selama bulan Ramadan.


Seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku kecewa dengan menu MBG yang dibawa pulang anaknya pada Senin (23/02/2026).


“Ini dibawa pulang sama anak saya mas, karena puasa. Ini dirapel selama tiga hari ke depan. Kalau dirupiahkan paling sekitar Rp 18.500 ini sudah untuk tiga hari,” ujarnya.


Menu MBG yang diterima siswa terdiri dari, 4 butir telur rebus, 1 buah jeruk hijau, 1 buah naga kecil, 1 roti, 1 susu Frisian Flag, 3 butir kurma dalam plastik klip. Menu tersebut disebut berlaku untuk konsumsi Senin hingga Rabu.


Pihaknya berharap ada pengawasan lebih ketat agar tujuan program untuk meningkatkan gizi siswa tetap tercapai tanpa mengurangi hak peserta didik.


Kepala SMP Negeri 5 Jember, Risa, membenarkan bahwa menu MBG memang dirapel.


“Iya kapan hari dirapel pak,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (25/02/2026).


Hal senada disampaikan Humas sekolah, Abda Hasana (Nana). Ia menjelaskan bahwa pada hari Rabu tidak ada pembagian menu karena sudah diberikan sekaligus pada hari Senin.


“Isinya buah naga kecil, jeruk, kurma tiga biji, telur empat butir dan susu. Itu untuk tiga hari dari Senin, Selasa dan Rabu,” jelasnya.


Pihak sekolah mengaku telah menyampaikan keberatan kepada pengelola dapur MBG terkait sistem perapelan menu tersebut.


“Sudah kami konfirmasikan terkait menunya. Harapan kami minimal setiap hari jangan dirapel seperti itu,” tegasnya.


Menurut perkiraan pihak sekolah, nilai paket makanan tersebut berkisar Rp 17.000 hingga Rp 18.500 untuk tiga hari. Sementara ketentuan dari pusat untuk satu porsi menu MBG disebut sebesar Rp 15.000 per hari.


Dengan asumsi tersebut, jika menu dirapel untuk tiga hari, maka nilai anggaran seharusnya mencapai Rp 45.000 per siswa. 


Sementara siswa di SMPN 5 Jember tercatat lebih dari 500 orang, belum termasuk 11 lembaga sekolah lain yang berada dalam naungan dapur yang sama.


Menanggapi keluhan tersebut, Rofi selaku Kepala Dapur MBG Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, menegaskan bahwa menu yang diberikan sudah sesuai ketentuan teknis selama Ramadan.


“Ya benar, karena itu sesuai dengan petunjuk teknis pelayanan program makan bergizi gratis pada bulan Ramadan. Itu sesuai dengan surat edaran juknis dari BGN,” jelasnya saat ditemui di dapur MBG yang dipimpinnya.


Ia juga menyebutkan bahwa satu dapur tersebut membawahi 12 lembaga sekolah di wilayahnya. (Eko) 

Bagikan:

Komentar