|
Menu Close Menu

Perkuat Ekonomi Kader, GP Ansor Tulungagung Kembangkan Budidaya Ikan Patin

Kamis, 12 Februari 2026 | 19.21 WIB

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Musaffa' Safril bersama jajarannya saat meninjau budidaya ikan patin milik PC GP Ansor Kabupaten Tulungagung.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Tulungagung — Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Tulungagung mengembangkan budidaya ikan patin sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi kader sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG).


Program pemberdayaan ini dijalankan secara terstruktur melalui pelatihan, pendampingan, hingga praktik langsung di lapangan. Para kader dibekali pengetahuan teknis mulai dari pembenihan, pemeliharaan, hingga manajemen usaha agar mampu mengelola budidaya secara profesional dan berorientasi pasar.


Ketua PC GP Ansor Tulungagung, Ihsan Muklason, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan strategi jangka panjang dalam membangun basis ekonomi kader.


“Pemberdayaan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi proses membangun kemandirian. Kami ingin kader Ansor mampu mengelola usaha budidaya ikan patin secara mandiri dan berkelanjutan sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.


Ia menyebutkan, hasil program mulai terlihat dengan meningkatnya keterampilan kader dalam mengelola kolam budidaya hingga proses panen. Bahkan, usaha tersebut berpotensi berkembang menjadi sentra produksi ikan patin di Tulungagung.


Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musyafa’ Syafril, turut mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, Ansor harus hadir tidak hanya dalam gerakan sosial dan kebangsaan, tetapi juga dalam penguatan ekonomi umat.


“Budidaya ikan patin ini menjadi contoh konkret kader diberdayakan secara produktif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.


Ia juga mendorong dukungan pemerintah, terutama penyediaan infrastruktur penunjang seperti fasilitas cold storage, agar hasil produksi dapat terserap optimal dan memiliki nilai tambah.


Sementara itu, Ketua Satgas Ketahanan Pangan Ansor Jawa Timur, H. Deni Prasetya, menilai sektor perikanan memiliki potensi besar dalam mendukung program MBG. Ikan patin, kata dia, memiliki nilai gizi tinggi dan layak menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan konsumsi siswa.


“Dengan sinergi koperasi Desa Merah Putih, BUMDes, dan pemerintah daerah, hasil budidaya kader Ansor bisa diserap untuk mendukung program MBG sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” jelasnya.


Melalui program ini, GP Ansor Tulungagung berharap budidaya ikan patin tidak hanya menjadi sumber ekonomi baru bagi kader, tetapi juga berkontribusi pada penguatan pangan dan kesejahteraan masyarakat secara luas. (Red) 

Bagikan:

Komentar