|
Menu Close Menu

Perkuat Pendidikan Karakter, Gus Iwan Ajak Guru Sinergikan Peran Keluarga Wujudkan Generasi Emas

Senin, 23 Februari 2026 | 21.47 WIB

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Ahmad Iwan Zunaih saat acara Sosialisasi di Hotel Tanjung Kodok Beach Resort, Paciran, Lamongan. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Lamongan– Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Jatim XIII (Lamongan–Gresik), H. Ahmad Iwan Zunaih, menggelar sosialisasi bertema “Peran Pendidikan Keluarga dalam Membentuk Generasi Emas” di Hotel Tanjung Kodok Beach Resort, Paciran, Lamongan, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan ini diikuti ratusan guru yang tergabung dalam Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Hadir sebagai narasumber Fariha Kustina, B.IRKH., M.Pd., serta Drs. Nur Salim, SH., M.Pd.I., dengan Laili Faihanah, S.Pd. bertindak sebagai moderator.


Dalam sambutannya, Gus Iwan, sapaan akrab H. Ahmad Iwan Zunaih, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru yang selama ini berperan aktif mendidik generasi muda. Ia menegaskan bahwa keberhasilan membentuk generasi emas tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga harus dimulai dari lingkungan keluarga.


“Pendidikan karakter dasar harus ditanamkan sejak dini di rumah. Kebiasaan sederhana seperti mengucapkan terima kasih, menghormati orang tua, serta bersikap jujur dan disiplin adalah fondasi penting bagi masa depan anak,” ujarnya.


Menurutnya, sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Guru dan orang tua, lanjutnya, harus berjalan beriringan untuk memastikan anak-anak tumbuh dengan nilai moral dan spiritual yang kuat.


Sementara itu, narasumber Nur Salim menyoroti pentingnya peran orang tua di era digital. Ia menjelaskan bahwa orang tua merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak.


“Sekolah pertama bagi anak adalah rumah. Di sanalah nilai-nilai dasar kehidupan ditanamkan,” jelasnya.


Ia menambahkan, orang tua juga berfungsi sebagai role model. Anak, menurutnya, lebih banyak belajar dari apa yang mereka lihat dibandingkan dari apa yang mereka dengar. Selain itu, keluarga menjadi pondasi emosional yang membentuk rasa aman dan kepercayaan diri anak.


“Rasa aman yang diberikan orang tua akan membangun mental dan karakter anak yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan,” imbuhnya.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pendidik dapat memperkuat kolaborasi dengan orang tua dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing, sejalan dengan cita-cita mewujudkan generasi emas Indonesia di masa mendatang. (Had) 

Bagikan:

Komentar