|
Menu Close Menu

Seminar Nasional dan Kick Off Sekolah Politik Batch I Pemuda Katolik Resmi Ditutup

Senin, 09 Februari 2026 | 09.51 WIB

Kegiatan Seminar Nasional dan Kick Off Sekolah Politik Batch I Pemuda Katolik Jawa Timur di SMAK St. Albertus (Dempo), Kota Malang. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Malang— Rangkaian Seminar Nasional dan Kick Off Sekolah Politik Batch I Pemuda Katolik Jawa Timur resmi ditutup, Sabtu (8/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran kader muda dalam kehidupan sosial dan demokrasi yang berkeadaban.


Agenda yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026 ini diselenggarakan Pemuda Katolik Komda Jawa Timur bekerja sama dengan Pengurus Pusat Pemuda Katolik. Kota Malang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut.


Rangkaian diawali dengan Seminar Nasional bertema “Bergerak Dari Altar ke Pasar: Merawat Politik dan Demokrasi yang Berkeadaban”. Kegiatan digelar di SMAK St. Albertus (Dempo), Kota Malang.


Seminar ini dihadiri ratusan umat Katolik. Peserta berasal dari bidang kesaksian paroki se-Malang Raya, organisasi lintas iman, serta Komisariat Daerah Pemuda Katolik se-Regio Jawa dan Lampung.


Sejumlah tokoh turut hadir memberikan dukungan. Di antaranya Vikaris Jenderal Keuskupan Malang Rm. Ignasius Adam, Pr., Vikaris Episkopal Kategorial Keuskupan Malang Rm. Joko Purnomo, O.Carm., Dewan Pembina Pemuda Katolik Komda Jatim, serta Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin.


Seminar Nasional menghadirkan narasumber berkompeten. Mereka adalah Sekretaris Eksekutif Komisi Kerasulan Awam KWI Rm. Yohanes K. Jeharut, pakar kepemiluan Prof. A. Ramlan Surbakti, serta Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Gusma.


Usai seminar, kegiatan dilanjutkan dengan kelas Sekolah Politik. Kelas ini diikuti kader Pemuda Katolik se-Regio Jawa dan Komda Lampung.


Materi disampaikan oleh para narasumber berpengalaman. Di antaranya Ketua Bawaslu Jawa Timur Abdul Warits, Doktor Teologi Moral Rm. Dr. Yustinus CM, Dosen Universitas Negeri Malang Yuventia, serta Anggota Bawaslu DKI Jakarta Benny Sabdo.


Pada penutupan kegiatan, Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Timur, Christoporus Suryo, mendorong para kader untuk menindaklanjuti ilmu yang telah diperoleh.


“Setelah ini, para kader diharapkan dapat mengimplementasikan materi yang sudah didapat dalam kehidupan nyata,” ujarnya.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan Perayaan Ekaristi dan perutusan. Misa dipimpin oleh Rm. Joko Purnomo, O.Carm., sebagai simbol pengutusan kader Pemuda Katolik untuk terlibat aktif dalam kehidupan sosial-politik dan menjadi garam di tengah masyarakat.


Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah sekaligus Wakil Ketua Bidang Politik dan Kepemiluan Pemuda Katolik Komda Jawa Timur, Nurita Yuliati, menegaskan komitmen pendampingan berkelanjutan bagi kader.


“Setelah Batch I ini, kader yang dinyatakan lulus akan terus kami dampingi melalui pertemuan-pertemuan kecil sebagai tindak lanjut dari action plan,” pungkasnya. (Red) 

Bagikan:

Komentar