|
Menu Close Menu

Gus Hilman Desak Polisi Bertindak Tegas Tangani Dugaan Pelecehan di Kampus Untirta

Senin, 06 April 2026 | 13.18 WIB

Anggota Komisi X dari Fraksi PKB, Muhammad Hilman Mufidi. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Jakarta – Dugaan tindakan asusila di lingkungan kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menuai perhatian serius. Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Muhammad Hilman Mufidi, mendesak aparat penegak hukum untuk menangani kasus tersebut secara tegas dan profesional.


Kasus ini mencuat setelah seorang mahasiswa berinisial MZ dilaporkan melakukan perekaman terhadap seorang dosen perempuan di area toilet kampus. Laporan tersebut kini tengah diproses oleh Polda Banten melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum.


Gus Hilman menilai, tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap nilai-nilai akademik dan etika di lingkungan pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa kampus harus menjadi ruang yang aman dan bermartabat bagi seluruh civitas akademika.


“Tidak ada ruang bagi perilaku menyimpang seperti ini di dunia pendidikan. Lingkungan kampus harus dijaga sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi nilai moral,” ujarnya, Senin (6/4/2026).


Ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan tegas guna memberikan efek jera, sekaligus menjamin perlindungan terhadap korban. Menurutnya, langkah cepat dan transparan dari aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.


Selain itu, Gus Hilman mendorong peran aktif Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan kampus. Ia menilai, keberadaan satgas tersebut harus dioptimalkan, tidak hanya dalam penanganan kasus, tetapi juga dalam upaya pencegahan melalui edukasi berkelanjutan.


“Satgas PPKS harus hadir sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan akademik yang bebas dari kekerasan, baik fisik, psikis, maupun seksual,” tegasnya.


Peristiwa ini menjadi momentum penting bagi institusi pendidikan untuk memperkuat sistem perlindungan serta memastikan seluruh civitas akademika mendapatkan rasa aman dalam menjalankan aktivitas pendidikan. (Had) 

Bagikan:

Komentar