|
Menu Close Menu

Halal Bihalal SPPG Jember, Dorong Sertifikasi Halal dan Peningkatan Kualitas Dapur MBG

Sabtu, 04 April 2026 | 07.08 WIB

H. Acmad Sudiyono, Owner dari SPPG Bintoro saat dalam acara Halal Bihalal  di Hotel Fortuna Grande Jember. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id,Jember - KPPG Jatim menggelar kegiatan halal bihalal bersama puluhan mitra dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu hotel di Jember, Jumat (3/04/2026).


Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Jember.


Owner SPPG Bintoro, H. Achmad Sudiyono, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan undangan dari KPPG Jatim yang turut melibatkan KSPPG dan para mitra dapur.


“KPPG Jatim dua di Jember mengundang kami untuk halal bihalal sekaligus mengundang KSPPG dan para mitra,” ujarnya.


Acara yang mengusung tema “Mewujudkan Dapur SPPG yang Halal, Aman, dan Berkualitas untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis” ini dihadiri puluhan pengelola SPPG.


Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi terkait standar dapur sehat dan proses sertifikasi halal.


Di sela acara, Achmad Sudiyono menginisiasi pembentukan asosiasi mitra dapur MBG. Menurutnya, asosiasi tersebut penting sebagai wadah edukasi dan advokasi bagi para pelaku dapur.


Ia menjelaskan, edukasi yang dimaksud mencakup peningkatan keterampilan pengelolaan dapur, menjaga higienitas makanan, serta memastikan distribusi makanan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Sementara advokasi bertujuan mengakomodasi berbagai persoalan yang dihadapi mitra dapur.


“Melalui asosiasi ini, kami ingin semua mitra dapur lebih teredukasi dan mendapatkan pendampingan yang tepat,” jelasnya.


Selain itu, kegiatan tersebut juga menghadirkan pendampingan sertifikasi halal bekerja sama dengan lembaga konsultan halal. Achmad menegaskan bahwa sertifikat halal menjadi kewajiban bagi seluruh dapur SPPG.


“Kami sangat senang didampingi oleh Pro Halal yang merupakan lembaga konsultan sertifikasi halal,” kata mantan Kepala Dinas kabupaten Jember tersebut.


Ia juga mengajak seluruh mitra dapur untuk terus meningkatkan kualitas menu dan pelayanan. Hal ini penting mengingat masih adanya kritik di masyarakat terhadap program MBG.


“Seperti yang kita lihat di media sosial, ada yang menilai MBG sebagai program yang menghamburkan anggaran. Maka dari itu, kita harus terus berbenah dan meningkatkan kualitas,” pungkasnya. (Eko) 

Bagikan:

Komentar