|
Menu Close Menu

Ketua NasDem Jatim Lita Machfud Arifin Sebut Framing Pemberitaan Tempo Tidak Berdasar dan Berpotensi Sesatkan Publik

Selasa, 14 April 2026 | 18.56 WIB

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Lita Machfud Arfin saat rapat bersama jajaran pengurus DPW Partai NasDem Jatim.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Surabaya– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Timur menyampaikan sikap resmi terkait pemberitaan Majalah Tempo mengenai isu merger Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Pemberitaan tersebut dinilai menimbulkan kegaduhan di ruang publik.


Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, Lita Machfud Arifin. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak bersumber dari pernyataan resmi internal partai.


Menurutnya, narasi yang dibangun dalam pemberitaan tersebut berpotensi membentuk persepsi yang tidak utuh di tengah masyarakat. Hal ini dinilai dapat menimbulkan kesalahpahaman terhadap posisi dan arah politik Partai NasDem.


Lita Machfud Arifin menyebut, framing yang berkembang juga berdampak pada perasaan kader dan simpatisan di berbagai daerah. Ia menegaskan bahwa Partai NasDem tetap berdiri sebagai partai yang mandiri dengan semangat perubahan.


“Partai NasDem berdiri atas gagasan besar dan kerja kolektif kader. Narasi yang menggambarkan seolah-olah partai akan dilebur oleh pihak lain adalah tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan publik,” ujarnya, Selasa (14/04/2026). 


Ia juga menyoroti visualisasi yang ditampilkan dalam pemberitaan tersebut. Menurutnya, karya jurnalistik seharusnya menjunjung tinggi etika pers, keberimbangan informasi, serta kehati-hatian dalam penyajian agar tidak menimbulkan tafsir yang merugikan.


DPW Partai NasDem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai pilar demokrasi. Namun demikian, kebebasan tersebut diharapkan berjalan seiring dengan komitmen terhadap akurasi, verifikasi, dan keberimbangan informasi.


Sebagai bentuk sikap, DPW Partai NasDem Jawa Timur menyampaikan sejumlah poin kepada Majalah Tempo. Di antaranya adalah harapan adanya permintaan maaf terbuka, klarifikasi resmi secara proporsional, serta penguatan komitmen terhadap etika dan profesionalitas jurnalistik.


Lita Machfud Arifin menambahkan bahwa Partai NasDem tetap fokus bekerja untuk masyarakat. Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.


Selain itu, ia juga mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan secara damai, tertib, dan bermartabat. Dialog terbuka dinilai sebagai langkah terbaik dalam menyelesaikan perbedaan pandangan.


Ia berharap polemik yang terjadi dapat diselesaikan secara konstruktif, sehingga kepercayaan publik terhadap media tetap terjaga dan kualitas demokrasi di Indonesia semakin kuat. (Had) 

Bagikan:

Komentar