![]() |
| Kegiatan OpenClaw Developer Community Event di Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS). (Dok/Istimewa). |
Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi antara ISTTS, PT Berca Hardayaperkasa, Alibaba Cloud, GDG Surabaya, Flutter Surabaya, AIML Surabaya, dan FlutterFlow Developer Group Surabaya. Kegiatan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB di kampus ISTTS Surabaya.
Kepala Humas ISTTS Surabaya, Rara Dwi Yanti Handayani, menjelaskan bahwa OpenClaw Developer Community Event dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perkembangan teknologi terkini melalui berbagai sesi presentasi, lokakarya, dan diskusi interaktif.
“Melalui berbagai sesi presentasi, lokakarya, dan diskusi interaktif, peserta diajak mengeksplorasi topik-topik strategis di bidang teknologi,” ujarnya.
Menurutnya, acara ini juga menghadirkan para pakar dari kalangan industri, akademisi, serta komunitas pengembang lokal yang berbagi wawasan, studi kasus nyata, dan praktik terbaik sesuai bidang keahlian masing-masing.
Tak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, OpenClaw Developer Community Event juga diharapkan mampu melahirkan gagasan inovatif dan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia korporasi maupun industri di era digital yang terus berkembang.
Empat pembicara hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ivan Cahyadi selaku Research Engineer di Directorate of Research & Innovation Institut STTS, Ananto Joyoadikusumo yang menjabat District Manager of AI PT Berca Hardayaperkasa, Ibnu Sina Wardy selaku Google Developer Expert (GDE) Cloud & AI sekaligus CTO Carte WMS, serta Nicco Ardiansyah Putra sebagai Partner Business Development.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Institut STTS, Ir. Edwin Pramana, M.App.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan unsur akademisi, industri, dan komunitas teknologi dalam satu ekosistem yang produktif.
Ia menilai kolaborasi antara Institut STTS dengan PT Berca Hardayaperkasa, Alibaba Cloud, Indonesia AI Society Chapter Jawa Timur, Flutter Surabaya, AIML Surabaya, dan FlutterFlow Developer Group Surabaya merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurut Edwin, kegiatan ini juga menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Alibaba Cloud hadir secara langsung dan menggelar kegiatan komunitas pengembang di Surabaya.
“Mahasiswa dan pengembang tidak cukup hanya dibekali teori. Mereka membutuhkan paparan langsung mengenai studi kasus nyata dan praktik terbaik dari industri. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kompetensi dan kesiapan mereka menghadapi tantangan dunia kerja,” katanya.
Ia menambahkan, rangkaian acara yang meliputi presentasi, workshop, diskusi interaktif, hingga sesi networking menjadi sarana strategis untuk membangun kolaborasi lintas sektor dan melahirkan inovasi baru.
Pandangan serupa disampaikan Prof. Dr. Ir. Esther Irawati Setiawan selaku Koordinator Indonesia AI Society (IAIS) Chapter Jawa Timur yang turut menjadi co-host kegiatan tersebut.
Menurut Esther, OpenClaw Developer Community Event merupakan momentum penting bagi perkembangan ekosistem teknologi di Surabaya. Kehadiran Alibaba Cloud bersama berbagai mitra strategis menunjukkan bahwa talenta digital lokal memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak inovasi.
“Acara ini bukan sekadar ruang berbagi teori, tetapi menjadi ruang kolaboratif strategis yang mempertemukan akademisi, profesional IT, dan pelaku industri secara langsung. Melalui berbagai studi kasus nyata dan praktik terbaik yang dibagikan para pakar, kami ingin mendorong lahirnya solusi teknologi inovatif yang mampu menjawab tantangan dunia korporasi dan industri saat ini,” tuturnya.
Melalui OpenClaw Developer Community Event, para peserta tidak hanya memperoleh wawasan teknologi terkini, tetapi juga kesempatan memperluas jaringan profesional serta membangun kolaborasi yang diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekosistem digital dan inovasi teknologi di Jawa Timur. (Had)


Komentar