|
Menu Close Menu

Anggota DPD RI Lia Istifhama kepada Lulusan SD Taquma: Jangan Lupakan Jasa Guru

Senin, 08 Juni 2026 | 13.02 WIB

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat sambutan dalam acara Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas VI SD Taquma Surabaya. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya– Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama, M.E.I., mengajak para lulusan SD Taqwimul Ummah (Taquma) Surabaya untuk senantiasa menghormati dan mengenang jasa guru yang telah mendidik mereka selama menempuh pendidikan dasar.


Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas VI SD Taquma Surabaya, Senin (8/6/2026). Dalam suasana penuh kehangatan, Lia berbagi pengalaman sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.


Di hadapan para lulusan, perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu mengenang masa-masa saat dirinya menempuh pendidikan di sekolah yang sama. Sebagai alumni angkatan 1996, ia menyebut SD Taquma sebagai tempat yang memberikan fondasi penting dalam perjalanan hidupnya.


“Apakah adik-adik mengenal saya? Saya lulus dari SD Taquma tahun 1996. Di sinilah saya belajar membaca, menulis, dan berinteraksi dengan lingkungan. Taquma menjadi tempat yang memberikan dasar penting bagi perjalanan hidup saya,” ujarnya.


Menurut Lia, SD Taquma telah melahirkan banyak tokoh yang berkiprah di berbagai bidang. Salah satunya adalah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang juga tercatat sebagai alumni sekolah tersebut.


Ia menegaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak pernah lepas dari peran guru yang dengan sabar membimbing dan mendampingi proses belajar para siswa sejak dini. Karena itu, para lulusan diminta untuk terus mendoakan para guru dan menjaga hubungan baik dengan mereka.


“Kami minta anak-anak terus mengirimkan doa Al-Fatihah untuk para guru. Jangan pernah melupakan jasa guru kalian. Apa yang kalian raih hari ini tidak terlepas dari bimbingan dan pengorbanan para guru yang mendampingi selama enam tahun belajar di sekolah ini,” katanya.


Lia menambahkan, menghormati guru merupakan bagian penting dalam menjaga keberkahan ilmu. Sikap tersebut, menurutnya, akan menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam menapaki masa depan.


Selain berpesan tentang pentingnya menghargai guru, Lia juga memotivasi para lulusan agar terus belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.


“Semoga anak-anak yang lulus hari ini menjadi anak-anak hebat dan gemilang. Kalian akan melanjutkan perjalanan ke jenjang berikutnya dan kelak menjadi pemimpin masa depan bangsa,” tuturnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SD Taquma. Menurutnya, keberhasilan anak merupakan kebahagiaan terbesar yang dinantikan setiap orang tua.


“Tak ada kebahagiaan yang lebih besar bagi orang tua selain melihat anak-anaknya berhasil di kemudian hari. Karena itu teruslah belajar, berbakti kepada orang tua, menghormati guru, dan menjaga akhlak,” pesannya.


Dalam kesempatan tersebut, Lia turut mengapresiasi capaian akademik siswa SD Taquma tahun ini. Ia menyoroti keberhasilan salah satu siswa yang meraih nilai sempurna 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA).


“Alhamdulillah ada capaian nilai TKA 100. Semoga tahun depan prestasi ini semakin meningkat dan semakin banyak siswa yang mengharumkan nama sekolah,” ujarnya.


Menutup sambutannya, Lia mengajak para lulusan untuk menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari dengan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.


“Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi terbaik dengan mengamalkan prinsip khairunnas anfa'uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain, bangsa, dan negara,” tegasnya.


Acara tasyakuran dan pelepasan siswa kelas VI SD Taquma berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Kegiatan tersebut dihadiri Pembina dan Sesepuh Yayasan Taqwimul Ummah KH Abdul Choliq dan KH Ahmad Syarif, Ketua Yayasan Taqwimul Ummah Ir. H. Ach. Tolhah, anggota DPRD Surabaya Drs. H. Imam Syafii, SH., MH., Ketua Komnas Perlindungan Anak Surabaya Syaiful Bachri, SP., Pengawas SD Kota Surabaya Drs. Abdul Choir, MM., Kaprodi S2 Dikdas Unusa Prof. Dr. Syamsul Ghufron, M.Pd., serta Dra. Hj. Faridatul Hanum.


Pelepasan siswa tahun ini menjadi momentum syukur atas capaian para peserta didik sekaligus menandai langkah baru mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan bekal ilmu, akhlak, dan nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama belajar di SD Taquma Surabaya. (Red) 

Bagikan:

Komentar