![]() |
| Atlet Wushu Kabupaten Bangkalan usai bertanding dalam ajang Piala Wali Kota Surabaya 2026.(Dok/Istimewa). |
Kejuaraan yang berlangsung di Gelanggang Remaja Surabaya pada 4–7 Juni 2026 itu diikuti oleh atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Ketatnya persaingan tidak menyurutkan semangat para wakil Bangkalan untuk tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.
Dari ajang tersebut, Wushu Bangkalan berhasil mengoleksi satu medali emas, empat medali perak, dan dua medali perunggu. Raihan tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan atlet yang dilakukan selama ini terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Medali emas dipersembahkan oleh Mohammad Rifky Firmansyah. Sementara empat medali perak diraih oleh Rizalman Ramadhani, Moh. Agung Sabilillah, Faiq Wulan Ramadhan, dan Fahri Salah Riski. Adapun dua medali perunggu berhasil disumbangkan oleh Maula Rama Putra dan Naylan Najwa.
Ketua Cabang Olahraga Wushu Kabupaten Bangkalan, H. Abdurrahman, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama daerah melalui prestasi membanggakan tersebut.
"Alhamdulillah, hasil yang diraih atlet-atlet kami cukup membanggakan. Raihan satu emas, empat perak, dan dua perunggu ini merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak yang selama ini turut membina perkembangan Wushu di Kabupaten Bangkalan," ujarnya, Minggu (07/06/2026).
Menurut Abdurrahman, kejuaraan tingkat nasional seperti Piala Wali Kota Surabaya memiliki arti penting dalam proses pembentukan mental dan peningkatan kualitas atlet. Selain menjadi ajang untuk mengukur kemampuan, kompetisi semacam ini juga memberi pengalaman berharga dalam menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah dengan karakter permainan yang berbeda.
"Prestasi ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan. Kami berharap para atlet tidak cepat puas dan terus berlatih agar mampu meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya," tambahnya.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan guna mempersiapkan atlet-atlet muda Bangkalan menghadapi berbagai agenda kompetisi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
"Ke depan kami ingin Wushu Bangkalan semakin diperhitungkan. Hasil di Surabaya ini menjadi modal yang baik untuk menatap event yang lebih besar," pungkasnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua KONI Kabupaten Bangkalan, Tajul Anwar, atas capaian para atlet Wushu yang dinilai telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan dedikasi tinggi dalam setiap pertandingan. Pihaknya berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya 2026 sendiri merupakan salah satu agenda olahraga dalam rangka HJKS ke-733 yang bertujuan menjadi wadah pembinaan, peningkatan prestasi, serta pencarian bibit-bibit atlet potensial dari berbagai daerah. Keberhasilan atlet-atlet Wushu Bangkalan di ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga mampu menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah melalui dunia olahraga. (Fiq)


Komentar