|
Menu Close Menu

IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno Lewat Lomba Puisi dan Pidato

Selasa, 09 Juni 2026 | 18.48 WIB

 

Ketua IWO Kabupaten Sumenep, Imam Mustain R saat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba di Pendopo Keraton Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep– Semangat perjuangan dan nasionalisme Bung Karno kembali digaungkan di Kabupaten Sumenep. Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumenep menggelar Lomba Baca Puisi dan Lomba Pidato Bung Karno 2026 di Pendopo Keraton Sumenep, Selasa (9/6/2026), sebagai bagian dari peringatan Bulan Bung Karno yang setiap tahun dinantikan masyarakat Madura.


Kegiatan tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus edukasi kebangsaan bagi pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum dari berbagai daerah di Madura.


Pada hari pertama pelaksanaan, lomba baca puisi karya Bung Karno berhasil menarik antusiasme 113 peserta. Mereka datang dari berbagai kabupaten di Madura untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator melalui karya sastra.


Sementara itu, lomba pidato gaya Bung Karno dijadwalkan berlangsung pada Rabu (10/6/2026). Pesertanya berasal dari unsur Puskesmas, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, serta kategori umum se-Madura.


Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi. Lebih dari itu, lomba ini merupakan gerakan literasi kebangsaan yang telah konsisten digelar selama empat tahun berturut-turut.


"Ini menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda Madura untuk belajar berani berbicara, berpikir kritis, dan memahami nilai perjuangan bangsa. Bukan hanya lomba, tetapi gerakan literasi kebangsaan yang terus kita hidupkan," ujarnya.


Menurut Imam, antusiasme peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Dari target awal sebanyak 100 peserta, jumlah peserta lomba baca puisi justru mencapai 113 orang.


Hal itu, menurutnya, menjadi indikator semakin tumbuhnya minat generasi muda terhadap kegiatan literasi serta penguatan nilai-nilai perjuangan Bung Karno.


"Dari Madura, kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki keberanian menyampaikan gagasan, cinta tanah air, dan menjunjung tinggi persatuan," tambahnya.


Ajang yang memperebutkan Piala Bupati Sumenep tersebut juga menyediakan berbagai penghargaan bagi para pemenang berupa piala, piagam, serta uang pembinaan dengan total nilai jutaan rupiah.


Sementara itu, Bupati Sumenep melalui Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruk Hanafi, menyampaikan apresiasi atas konsistensi IWO Sumenep dalam menyelenggarakan kegiatan yang sarat nilai edukatif tersebut.


"Alhamdulillah jumlah peserta tahun ini mencapai 130 orang, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan kegiatan ini semakin diminati," ujarnya.


Faruk menegaskan bahwa lomba puisi dan pidato Bung Karno bukan sekadar kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana meneladani semangat, pemikiran, dan nilai-nilai perjuangan Ir. Soekarno.


Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah, khususnya Bahasa Madura, yang telah mendapatkan pengakuan dan penghargaan di tingkat nasional.


"Bahasa Madura harus terus kita banggakan dan lestarikan. Ini bagian dari identitas budaya yang harus dijaga," tegasnya.


Faruk berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menjangkau peserta yang lebih luas, bahkan hingga tingkat Jawa Timur.


"Ini kegiatan yang tidak hanya mengasah kemampuan, tetapi juga menjaga semangat perjuangan Bung Karno agar tetap hidup di generasi muda," pungkasnya.


Melalui kegiatan ini, IWO Sumenep tidak hanya menghadirkan panggung kompetisi, tetapi juga merawat ingatan kolektif tentang nilai-nilai kebangsaan. Dari Pendopo Keraton Sumenep, semangat Bung Karno kembali ditanamkan kepada generasi muda Madura agar tumbuh menjadi pribadi yang kritis, berkarakter, mencintai budaya, serta siap mengisi masa depan bangsa dengan gagasan dan karya terbaik. (Yud) 

Bagikan:

Komentar